Umuh Muchtar Jadi Komentator Persib vs Port FC di RANS, Pengalaman Pertama yang Berkesan
Kalimantan Update – 09 Oktober 2026 | Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mencuri perhatian publik sepak bola nasional setelah tampil dalam peran yang tidak biasa. Momen Umuh Muchtar Jadi Komentator Persib vs Port FC di RANS menjadi salah satu sorotan menarik dalam laga uji coba yang mempertemukan Persib Bandung dengan Port FC. Pertandingan yang disiarkan melalui kanal YouTube RANS Entertainment pada Kamis (8/10/2026) malam itu memberinya pengalaman baru yang ia akui sangat menyenangkan.
Kesempatan tersebut datang berkat ajakan Raffi Ahmad, sosok yang dikenal sebagai presenter sekaligus pengusaha hiburan tanah air. Bagi Umuh, ini merupakan kali pertama dirinya duduk di kursi komentator dan mengomentari jalannya pertandingan secara langsung. Sepanjang pertandingan berlangsung, pria yang akrab disapa Haji Umuh itu tampak menikmati setiap momen, mulai dari membahas strategi permainan hingga berbagi cerita ringan tentang sepak bola Indonesia.
Pengalaman Umuh Muchtar Jadi Komentator Persib vs Port FC di RANS ini pun mendapat sambutan positif dari para penonton. Banyak warganet yang mengapresiasi gaya komentarnya yang santai, apa adanya, dan khas. Tidak sedikit pula yang menilai kehadiran Umuh menambah daya tarik tersendiri bagi pertandingan tersebut, terutama karena ia merupakan figur senior yang sangat dekat dengan Persib Bandung dan para pendukungnya.
Pengalaman Pertama yang Berkesan
Dalam keterangannya pada Jumat (9/10/2026), Umuh menceritakan bahwa sebelumnya ia lebih sering memberikan komentar melalui siaran radio atau hadir sebagai bintang tamu di sejumlah program televisi. Namun, menjadi komentator langsung dalam sebuah pertandingan yang disiarkan secara digital merupakan pengalaman yang berbeda dan terasa lebih hidup.
Ia menyebut ajakan Raffi Ahmad menjadi alasan utama dirinya bersedia mencoba hal baru tersebut. Hubungan baik yang terjalin di antara keduanya membuat Umuh tidak ragu menerima tawaran itu. Baginya, kesempatan Umuh Muchtar Jadi Komentator Persib vs Port FC di RANS bukan sekadar soal tampil di depan kamera, melainkan juga bentuk kedekatan emosional dengan orang-orang yang selama ini mendukung Persib.
“Ya, ini pertama saya jadi komentator, saya diajak Raffi Ahmad, dia memang sangat baik. Waktu saya sakit, dia juga menjenguk bersama Melly Goeslaw,” ujar Umuh Muchtar, manajer Persib Bandung.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara Umuh dan Raffi tidak hanya sebatas urusan profesional, tetapi juga personal. Raffi dikenal sebagai salah satu publik figur yang aktif mendukung sepak bola nasional, termasuk Persib Bandung. Kedekatan itu membuat kolaborasi keduanya dalam pertandingan melawan Port FC terasa natural dan hangat.
Respons Positif dari Penonton
Siaran pertandingan melalui kanal YouTube RANS Entertainment membuat laga ini dapat disaksikan oleh penonton dari berbagai daerah. Kehadiran Umuh sebagai komentator tamu menjadi nilai tambah tersendiri. Banyak penonton mengaku terhibur dengan gaya bicaranya yang lugas dan penuh pengalaman. Tidak jarang ia menyelipkan cerita-cerita lama tentang perjalanan Persib, sehingga penonton mendapatkan perspektif berbeda dari sekadar analisis teknis pertandingan.
Fenomena Umuh Muchtar Jadi Komentator Persib vs Port FC di RANS juga menunjukkan bagaimana sepak bola nasional kini semakin dekat dengan dunia hiburan digital. Kolaborasi antara tokoh sepak bola dan figur hiburan seperti Raffi Ahmad membuka peluang baru dalam penyajian pertandingan, terutama untuk menjangkau generasi muda yang lebih aktif di platform digital.
Beberapa pengamat menilai langkah ini sebagai bentuk inovasi dalam industri penyiaran olahraga. Pendekatan yang lebih santai dan menghibur dinilai mampu menarik perhatian penonton yang mungkin tidak terlalu mengikuti jalannya pertandingan secara teknis, tetapi tetap ingin merasakan atmosfer pertandingan.
Dampak bagi Citra Persib dan Sepak Bola Nasional
Peran Umuh sebagai komentator juga memberikan dampak positif bagi citra Persib Bandung. Sebagai manajer yang dikenal vokal dan penuh perhatian terhadap klub, kehadirannya di ruang komentator memperkuat kedekatan antara manajemen dan pendukung. Hal ini menunjukkan bahwa Persib tidak hanya hadir di lapangan, tetapi juga dalam berbagai kanal komunikasi yang lebih modern.
Selain itu, momen Umuh Muchtar Jadi Komentator Persib vs Port FC di RANS menjadi contoh bagaimana tokoh sepak bola dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Di era digital seperti sekarang, kehadiran figur berpengalaman di platform hiburan menjadi jembatan antara tradisi sepak bola dan gaya konsumsi konten yang lebih kekinian.
Bagi Umuh sendiri, pengalaman ini menambah panjang daftar perannya dalam dunia sepak bola Indonesia. Mulai dari manajer, pengurus, hingga kini komentator tamu, ia tetap menjadi sosok yang relevan dan dicintai oleh para pendukung. Tidak menutup kemungkinan, ke depannya ia akan kembali diundang untuk mengomentari pertandingan lain, terutama laga-laga besar yang melibatkan Persib Bandung.
Kesimpulan
Kemunculan Umuh Muchtar sebagai komentator dalam laga Persib melawan Port FC di kanal YouTube RANS Entertainment menjadi salah satu momen menarik dalam dunia sepak bola nasional. Ajakan Raffi Ahmad membuka pengalaman baru bagi Umuh, yang sebelumnya lebih akrab mengomentari pertandingan melalui radio atau televisi. Sambutan positif dari penonton menunjukkan bahwa kolaborasi antara tokoh sepak bola dan dunia hiburan digital memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Lebih dari sekadar hiburan, peristiwa Umuh Muchtar Jadi Komentator Persib vs Port FC di RANS mencerminkan bagaimana sepak bola Indonesia terus beradaptasi dengan era digital. Kedekatan personal antara Umuh dan Raffi Ahmad menjadi nilai tambah yang membuat acara tersebut terasa hangat dan autentik. Dengan pengalaman ini, Umuh membuktikan bahwa sosoknya tetap relevan, tidak hanya sebagai manajer, tetapi juga sebagai figur yang mampu menghibur dan mendekatkan diri kepada pendukung Persib Bandung.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak
