Pencarian Korban Tenggelam di Bunglai Berakhir, Tubuh Pencari Ikan Ditemukan Mengapung
Kalimantan Update – 10 Oktober 2026 | Pencarian Korban Tenggelam di Bunglai Berakhir Tubuh Pencari Ikan Ditemukan Mengapung. Setelah upaya pencarian intensif selama lebih dari 24 jam, tim gabungan akhirnya menemukan tubuh Muhammad Fahran (32), seorang pencari ikan yang diduga tenggelam di Waduk Riam Kanan, Desa Bunglai, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Korban ditemukan dalam kondisi mengapung sekitar 100 meter dari titik awal ia dilaporkan hilang.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 03.00 Wita. Saat itu, korban sedang mencari ikan sendirian menggunakan perahu kecil atau jukung. Diduga, ia terjatuh dan tenggelam di perairan waduk yang cukup dalam. Warga yang menemukan jukung dan peralatan pancing yang tertinggal di lokasi segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Kasi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar, Iwan Fahri, membenarkan penemuan korban. “Korban ditemukan dalam keadaan mengapung,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (9/10/2026). Ia menambahkan bahwa evakuasi dilakukan dengan hati-hati dan korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.
Sejak laporan diterima pada Kamis siang, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar langsung dikerahkan ke lokasi. Mereka bergabung dengan warga setempat, Basarnas, Borneo Rescue, Polsek Aranio, Relawan Kebakaran (Redkar), serta personel dari sejumlah BPK. Pencarian dilakukan dengan menyisir perairan waduk menggunakan perahu karet dan peralatan penyelaman.
Medan yang cukup menantang serta kedalaman waduk tidak menyurutkan semangat tim pencari. Upaya maksimal membuahkan hasil pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 05.25 Wita, ketika tubuh korban berhasil ditemukan. Pencarian Korban Tenggelam di Bunglai Berakhir Tubuh Pencari Ikan Ditemukan Mengapung menjadi kabar yang menutup operasi pencarian tersebut.
Keluarga korban yang menunggu di tepi waduk langsung menerima jenazah dengan penuh haru. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan, terutama pada dini hari. Penggunaan pelampung dan pemantauan cuaca sangat dianjurkan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Kasus tenggelamnya pencari ikan di Waduk Riam Kanan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, beberapa insiden serupa pernah terjadi di area yang sama. Waduk yang luas dan arus bawah yang kuat sering kali menjadi faktor penyebab kecelakaan air. Oleh karena itu, kesadaran akan keselamatan diri menjadi kunci utama.
Dengan ditemukannya korban, proses evakuasi dinyatakan selesai. Pencarian Korban Tenggelam di Bunglai Berakhir Tubuh Pencari Ikan Ditemukan Mengapung memberikan pembelajaran berharga bagi masyarakat sekitar akan pentingnya kewaspadaan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
