Mitchel Bakker Resmi Gabung NEC Nijmegen, Ternyata Bukan Mitchell Baker Striker Timnas Indonesia
Kalimantan Update – 11 Oktober 2026 | Nama mitchel bakker kembali mencuri perhatian publik pecinta sepak bola Tanah Air, terutama setelah bek asal Belanda itu resmi bergabung dengan NEC Nijmegen pada bursa transfer pertengahan 2026. Kepindahan ini sekaligus menegaskan bahwa mitchel bakker adalah sosok yang berbeda dari Mitchell Baker, striker Timnas Indonesia yang tengah bersinar di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Kemiripan nama keduanya kerap membuat sebagian pembaca keliru, padahal perjalanan karier, posisi bermain, hingga latar belakang keduanya sangat jauh berbeda.
NEC Nijmegen mengumumkan secara resmi bahwa mereka merekrut mitchel bakker dengan status bebas transfer. Pemain berusia 26 tahun itu menandatangani kontrak hingga akhir musim 2026/2027, lengkap dengan opsi perpanjangan satu tahun dari klub. Ia akan mengenakan nomor punggung 5 dan siap memberi kontribusi di kompetisi Eredivisie. Sebelum menandatangani kontrak profesional, Bakker lebih dulu menjalani masa trial dan latihan pemusatan di Estepona, Spanyol, selama beberapa pekan.
Direktur Teknik NEC Nijmegen, Carlos Aalbers, menilai pengalaman Bakker di liga-liga besar Eropa akan menjadi aset berharga bagi tim. Menurutnya, Bakker mampu beroperasi di berbagai posisi, mulai dari bek kiri, gelandang kiri, hingga bek tengah. Fleksibilitas itu membuatnya menjadi tambahan penting bagi lini belakang NEC yang ingin bersaing ketat di Eredivisie musim ini.
Perjalanan Karier Mitchel Bakker di Eropa
Mitchel bakker lahir pada 20 Juni 2000 dan mengawali karier sepak bolanya melalui akademi Ajax Amsterdam. Pada 2019, ia meninggalkan Ajax dan bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG). Bersama klub raksasa Prancis tersebut, ia mencatatkan 45 penampilan di berbagai kompetisi. Setelah dua tahun di Paris, Bakker melanjutkan kariernya bersama Bayer Leverkusen, di mana ia tampil dalam 70 pertandingan dengan kontribusi lima gol dan tujuh assist.
Pada 2023, Bakker pindah ke Italia untuk memperkuat Atalanta. Namun, kesempatan bermain yang didapatkannya tidak selalu sesuai harapan. Ia kemudian menjalani masa peminjaman ke Lille pada 2024. Musim lalu menjadi periode sulit bagi mitchel bakker bersama Atalanta. Efek cedera panjang membuatnya hanya tampil satu kali bersama tim senior La Dea. Ketika kontraknya berakhir pada 30 Juni 2026, ia tidak mendapatkan perpanjangan masa bakti sehingga berstatus tanpa klub per 1 Juli 2026.
Meski sempat masuk skuad sementara Timnas Belanda untuk Piala Dunia 2022, Bakker tidak masuk dalam daftar akhir. Kini, ia bertekad membangkitkan kariernya bersama NEC Nijmegen, klub yang juga pernah dibela pesepak bola berdarah Indonesia, Calvin Verdonk.
Beda Mitchel Bakker, Mitchell Baker, dan Mathew Baker
Kemiripan nama antara mitchel bakker, Mitchell Baker, dan Mathew Baker menjadi topik yang ramai dibicarakan pembaca. Ketiganya merupakan sosok berbeda dengan perjalanan karier yang menarik di dunia sepak bola. Mitchell Baker mencuri perhatian bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Striker muda tersebut tampil tajam dengan torehan lima gol ke gawang Bangladesh, sekaligus mengukuhkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak atau top scorer.
Di sisi lain, Mathew Baker lebih dahulu dikenal sebagai pemain muda potensial Timnas Indonesia. Sementara itu, mitchel bakker merupakan pesepak bola asal Belanda yang sudah merasakan atmosfer kompetisi elite Eropa bersama sejumlah klub besar. Berikut perbandingan singkat ketiganya:
| Nama | Asal | Posisi | Klub Terakhir/Kini |
|---|---|---|---|
| Mitchel Bakker | Belanda | Bek kiri/gelandang kiri | NEC Nijmegen |
| Mitchell Baker | Indonesia | Penyerang | Timnas Indonesia |
| Mathew Baker | Indonesia | Pemain muda potensial | Timnas Indonesia |
Perbedaan mencolok terlihat dari posisi bermain, usia, hingga perjalanan karier. Bakker dikenal sebagai pemain bertahan serba bisa, sedangkan Mitchell Baker dan Mathew Baker lebih dikenal sebagai pemain muda yang membela panji Merah Putih.
Dinamika Sepak Bola Tanah Air dan Eropa
Kabar kepindahan mitchel bakker datang bersamaan dengan berbagai dinamika sepak bola nasional. Persija Jakarta sukses menang telak 4-0 atas PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026-2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul. Gol Alexander Jeremejeff, dua gol Stjepan Loncar, dan Kwon Chang-hoon memperpanjang rekor kemenangan Macan Kemayoran menjadi empat pertandingan beruntun sekaligus merebut puncak klasemen dengan 12 poin.
Di kancah internasional, Timnas Indonesia dipastikan mendapat bye atau langsung lolos ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia yang dijadwalkan berlangsung mulai September 2027. Sementara itu, bursa transfer Eropa juga diwarnai kabar AC Milan yang dikabarkan memburu penyerang Real Madrid, Endrick, dengan skema peminjaman disertai opsi pembelian pada Januari 2027.
Kepindahan mitchel bakker ke NEC Nijmegen menjadi pengingat bahwa dunia sepak bola terus bergerak dinamis. Bagi Bakker, ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa cedera panjang tidak mengakhiri kariernya. Ia memiliki modal pengalaman bersama Ajax, PSG, Bayer Leverkusen, Lille, dan Atalanta. Bersama NEC, ia berpeluang tampil reguler di Eredivisie dan membantu klub berlaga di Liga Europa 2026-2027.
Di sisi lain, publik Indonesia tetap menantikan aksi Mitchell Baker dan Mathew Baker bersama Timnas. Nama yang mirip memang sering memicu kebingungan, tetapi prestasi masing-masing pemain berbicara dengan caranya sendiri. Bagi penggemar sepak bola, penting untuk mengenali siapa mitchel bakker, siapa Mitchell Baker, dan siapa Mathew Baker agar tidak salah memahami informasi yang beredar.
Dengan bergabungnya Bakker, NEC Nijmegen berharap dapat memperkuat lini belakang mereka dan bersaing di Eredivisie yang semakin ketat. Sementara itu, sepak bola Indonesia terus menapaki jalannya sendiri menuju kompetisi internasional. Pada akhirnya, karier mitchel bakker di Belanda dan perjalanan Mitchell Baker bersama Garuda menjadi dua cerita berbeda yang sama-sama layak diikuti.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: VIVA.co.id, Media Kampung, Okezone.com, tvOnenews.com
