Kalimantan Update – 14 Oktober 2026 | Kabar baik datang bagi pelanggan PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar. Pasokan air bersih yang sempat terganggu akibat kebocoran pipa air baku milik Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula di Desa Mandikapau, Kecamatan Karang Intan, kini mulai berangsur normal. Perbaikan pipa transmisi berdiameter 1.200 mm menggunakan ripper clamp telah selesai, menandai momen penting dalam upaya pemulihan layanan. Dengan selesainya pekerjaan tersebut, Distribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai menjadi kenyataan yang dinanti masyarakat.
Kepala Bagian Humas PTAM Intan Banjar, Wahyuni, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan uji coba penyaluran distribusi air. Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan mengisi air ke tempat penampungan dan pengolahan air sebelum akhirnya dialirkan ke pelanggan di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. “Suplai air sudah kami distribusikan ke pelanggan, tapi masih belum normal. Tekanan belum stabil karena tingginya pemakaian pelanggan pascakebocoran pipa 1.200 mm kemarin,” jelas Wahyuni saat dikonfirmasi.
Meskipun demikian, Wahyuni menegaskan bahwa kondisi normal baru akan tercapai setelah perbaikan dari BPAM Banjarbakula benar-benar tuntas. Manajemen PTAM Intan Banjar juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat gangguan ini. Mereka mengimbau pelanggan untuk menampung air secukupnya dan menggunakan air secara hemat hingga pasokan benar-benar stabil.
Dari sisi hulu, BPAM Banjarbakula terus berupaya memulihkan pasokan air baku. Kepala BPAM Banjarbakula, Siddiq Wahyu Pamungkas, mengungkapkan bahwa selesainya pemasangan ripper clamp memungkinkan Intake Mandikapau kembali dioperasikan dengan debit sekitar 280 liter per detik. Pasokan tersebut kemudian diperkuat dari Intake PTAM Intan Banjar yang menyumbang sekitar 120 liter per detik. Dengan demikian, total suplai air baku saat ini telah mencapai sekitar 400 liter per detik atau setara 70 persen dari kapasitas normal.
“Dengan beroperasinya kembali kedua sumber pasokan tersebut, BPAM Banjarbakula terus melakukan pemantauan untuk memastikan keandalan sambungan pipa yang sebelumnya mengalami kerusakan,” ujar Wahyu. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan PTAM Intan Banjar untuk mempercepat pemulihan layanan secara menyeluruh. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan Distribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh pelanggan.
Proses penyambungan pipa transmisi sendiri sempat menjadi perhatian karena dilakukan dengan teknologi ripper clamp yang memungkinkan perbaikan tanpa harus mengganti seluruh segmen pipa. Langkah ini dinilai efektif untuk mempercepat pemulihan pasokan air baku. Dalam beberapa hari ke depan, BPAM Banjarbakula akan terus memantau stabilitas tekanan dan debit air untuk memastikan tidak ada kebocoran susulan.
Bagi pelanggan PTAM Intan Banjar, kondisi ini membawa angin segar setelah beberapa waktu mengalami gangguan pasokan. Meski demikian, mereka diimbau untuk tetap bijak dalam menggunakan air hingga sistem benar-benar pulih sepenuhnya. PTAM Intan Banjar juga berjanji akan memberikan informasi terkini melalui saluran resmi apabila terjadi perubahan status layanan.
Pemulihan pasokan air bersih ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari BPAM Banjarbakula, PTAM Intan Banjar, hingga pemerintah daerah. Ke depan, diharapkan sistem penyediaan air minum di kawasan Banjarbakula semakin tangguh menghadapi berbagai gangguan, termasuk kebocoran pipa yang dapat terjadi kapan saja. Dengan selesainya penyambungan pipa transmisi, Distribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Sebagai kesimpulan, meskipun pasokan air saat ini belum sepenuhnya normal, langkah-langkah perbaikan yang dilakukan telah menunjukkan hasil positif. Pelanggan diharapkan bersabar dan terus mendukung upaya pemulihan dengan menggunakan air secara efisien. PTAM Intan Banjar dan BPAM Banjarbakula berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi kesejahteraan bersama.
