Bupati Kapuas Buka Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalteng, 538 Peserta Siap Berkompetisi

Foto: Istimewa

Bupati Kapuas Buka Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalteng, 538 Peserta Siap Berkompetisi

Kalimantan Update – 17 Oktober 2026 | Bupati Kapuas Buka Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalteng menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Kapuas. Pembukaan berlangsung meriah di halaman Masjid Agung Al-Mukarram Amanah, Kuala Kapuas, pada Kamis malam (15/10/2026). Festival ini mengusung tema “Harmoni Seni Budaya dalam Bingkai Rumah Betang: Merawat, Menguatkan Persatuan, dan Melestarikan Budaya”. Kegiatan akan berlangsung selama lima hari, dari 15 hingga 19 Oktober 2026.

Bupati Kapuas, Wiyatno, secara resmi membuka acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Kapuas sebagai tuan rumah. “Melalui FSQ ini, kita berharap akan tumbuh generasi muda Kalimantan Tengah yang beriman, berakhlak mulia, kreatif, dan berdaya saing,” ujar Bupati Wiyatno dalam sambutannya. Ia juga menekankan bahwa festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah pembinaan generasi muda.

Pembukaan Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalteng turut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, Hj Sunarti. Hadir pula Wakil Bupati Kapuas Dodo, kepala daerah se-Kalteng, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai, unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, serta jajaran pengurus DPD LASQI Nusantara Jaya se-Kalimantan Tengah.

Ketua DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Kapuas, H Suwarno Muriyat, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di komplek Islamic Center dan Masjid Agung Al-Mukarram Amanah. “FSQ bertujuan mengembangkan seni qasidah sebagai media dakwah dan syiar Islam, meningkatkan kreativitas serta prestasi generasi muda, mempererat silaturahmi antardaerah, dan melestarikan seni budaya Islami di Kalimantan Tengah,” kata H Suwarno.

Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalteng diikuti 538 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng. Mereka akan berkompetisi dalam sejumlah cabang perlombaan, meliputi bintang vokalis qasidah gambus kategori anak-anak, remaja, dan dewasa; bintang vokalis pop religi kategori anak-anak, remaja, dan dewasa; serta qasidah rebana klasik kategori remaja putra dan putri.

Untuk mendukung kelancaran acara, panitia melibatkan 55 orang dewan juri, tim kerja tingkat provinsi, serta 100 orang panitia pelaksana. “Pelaksanaan festival ini didukung 55 orang dewan juri, tim kerja tingkat provinsi, serta 100 orang panitia pelaksana. Melalui kegiatan ini, diharapkan seni qasidah semakin berkembang sebagai media dakwah sekaligus menjadi sarana mempererat persatuan dan melestarikan budaya Islami di Kalteng,” pungkas H Suwarno.

Festival ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam melestarikan seni budaya Islami. Selain sebagai kompetisi, FSQ juga menjadi ajang silaturahmi antarpeserta dari berbagai daerah. Masyarakat Kapuas pun antusias menyambut acara ini, terlihat dari banyaknya warga yang hadir di lokasi pembukaan.

Dengan terselenggaranya Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalteng, diharapkan lahir bintang-bintang qasidah baru yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional. Ajang ini juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Bumi Tambun Bungai. Selamat berkompetisi, semoga sukses!

Tags: