Jangan Lengah dari Ancaman Karhutla Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Kalimantan Update – 03 November 2026 | PALANGKA RAYA – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) masih menjadi perhatian serius meskipun hujan mulai turun di sejumlah wilayah. Dalam upaya memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan, Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan komitmennya melalui kehadiran Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, dalam rapat koordinasi penuntasan pengendalian karhutla di Provinsi Kalteng. Pertemuan yang digelar di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, pada Minggu (1/11/2026) ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah lintas sektor. Jangan Lengah dari Ancaman Karhutla Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor menjadi pesan utama yang digaungkan dalam forum tersebut.
Rapat koordinasi dipimpin oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, didampingi Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, dan Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah bupati se-Kalimantan Tengah. Bupati Kapuas datang bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I Sangkai, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap upaya pengendalian karhutla di tingkat daerah.
Dalam arahannya, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mengingatkan agar seluruh pihak tidak lengah terhadap potensi karhutla. Meskipun hujan telah mengguyur beberapa wilayah Kalteng, analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan suhu udara akan kembali meningkat pada minggu kedua November. “Hasil analisis BMKG di minggu kedua November suhu akan kembali memanas. Kalteng sudah ada hujan, dan ini jangan sampai muncul hotspot lagi,” tegas Hanif. Pernyataan ini menjadi peringatan dini bagi semua elemen untuk tetap waspada dan tidak terlena.
Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, mengungkapkan bahwa di wilayah Kabupaten Kapuas terdapat 14 posko karhutla yang didukung sejumlah personel untuk melakukan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran. Ia juga menyampaikan bahwa hampir seluruh desa di Kabupaten Kapuas terdampak karhutla. Kondisi tersebut membutuhkan kesiapsiagaan dan penanganan secara intensif serta dukungan dari seluruh pihak terkait. Penguatan posko dan kesiapan personel menjadi bagian penting dalam mengantisipasi serta menangani kebakaran di lapangan. Jangan Lengah dari Ancaman Karhutla Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor pun menjadi landasan semangat dalam setiap langkah yang diambil.
Pertemuan lintas sektor ini menjadi ajang untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi berbagai langkah penanganan yang telah dilakukan, sekaligus memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarpemerintah dalam menuntaskan pengendalian karhutla di wilayah Kalteng. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengendalian karhutla. Dengan demikian, risiko kebakaran dapat ditekan, masyarakat terlindungi, dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.
Kehadiran Bupati Kapuas bersama jajaran perangkat daerah terkait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mendukung pengendalian karhutla melalui peningkatan kesiapsiagaan, pencegahan dini, penguatan posko, serta optimalisasi penanganan di lapangan. Berbagai upaya tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Edukasi mengenai bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan perlu terus digalakkan hingga ke tingkat desa.
Sebagai bentuk tanggung jawab bersama, Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam mewujudkan Kalteng yang aman dan terbebas dari ancaman karhutla. Melalui koordinasi yang solid dan sinergi lintas sektor, diharapkan potensi kebakaran dapat diminimalisir. Jangan Lengah dari Ancaman Karhutla Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor harus menjadi pengingat bahwa kewaspadaan tidak boleh kendur, meskipun kondisi cuaca sempat membaik. Semua pihak diharapkan terus bersiap menghadapi potensi peningkatan suhu pada minggu kedua November mendatang.
Dengan komitmen yang kuat dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga masyarakat, pengendalian karhutla di Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih efektif. Kesiapsiagaan dini, penguatan posko, serta koordinasi yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak buruk karhutla. Pemerintah Kabupaten Kapuas akan terus berperan aktif dalam setiap upaya yang dilakukan, sejalan dengan semangat Jangan Lengah dari Ancaman Karhutla Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor.
