Bupati Banjar Lepas Kontingen Sepak Bola Usia Dini ke Ajang Nasional di Bogor
Kalimantan Update – 21 Oktober 2026 | Kontingen Yayasan Pendidikan Bakat Sepak Bola Nusantara Sowan ke Bupati Banjar dalam sebuah audiensi resmi yang digelar di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Selasa (20/10/2026) pagi. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi para atlet muda asal Kabupaten Banjar yang akan membawa nama daerah ke pentas nasional.
Bupati Banjar H Saidi Mansyur menerima langsung rombongan kontingen yang terdiri dari para pemain, pelatih, serta pendamping. Kedatangan mereka bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan untuk memohon doa restu, motivasi, serta pelepasan resmi sebelum berlaga pada turnamen Grass Roots Indonesian National Series 2026 yang akan berlangsung di Pakansari, Bogor, pada 27 hingga 31 Oktober 2026.
Audiensi tersebut terasa istimewa karena melibatkan atlet-atlet usia dini yang akan mewakili Kabupaten Banjar sekaligus Provinsi Kalimantan Selatan di kompetisi sepak bola nasional kelompok umur. Antusiasme terlihat dari raut wajah para pemain muda yang tampak bersemangat menyambut dukungan dari kepala daerah.
Kepala Bidang Olahraga Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar, Supriyadi, menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan memberikan semangat dan motivasi kepada para pemain melalui dukungan langsung dari kepala daerah. Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah menjadi suntikan moral yang berarti bagi anak-anak yang akan bertanding.
“Mereka akan mewakili Kabupaten Banjar sekaligus Provinsi Kalimantan Selatan dalam ajang Grass Roots Indonesian National Series 2026 di Pakansari, Bogor,” terang Supriyadi di sela-sela pertemuan.
Dalam kesempatan itu, Kontingen Yayasan Pendidikan Bakat Sepak Bola Nusantara Sowan ke Bupati Banjar membawa dua kelompok umur sekaligus, yakni U-9 dan U-12. Kedua tim ini dipersiapkan secara matang melalui pembinaan berkelanjutan yang dilakukan yayasan sejak dini.
Salah seorang pelatih menyampaikan bahwa timnya menargetkan gelar juara dalam turnamen tersebut. Target ini menjadi motivasi bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membuktikan bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kalimantan Selatan mampu bersaing dengan klub dan akademi sepak bola dari berbagai daerah, termasuk Pulau Jawa.
Bupati Banjar Saidi Mansyur menyambut baik keikutsertaan kontingen tersebut dan memberikan apresiasi atas semangat para atlet muda yang akan berkompetisi di tingkat nasional. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan olahraga daerah, bupati juga menyerahkan bantuan uang saku sebesar Rp 10.000.000 bagi para pemain yang akan bertanding.
Dukungan tersebut diharapkan dapat menambah semangat sekaligus membantu kebutuhan kontingen selama mengikuti turnamen. Bantuan ini menjadi wujud perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan bakat olahraga sejak usia dini.
Momen audiensi Kontingen Yayasan Pendidikan Bakat Sepak Bola Nusantara Sowan ke Bupati Banjar juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga pembinaan olahraga. Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan talenta muda di bidang sepak bola.
Melalui kompetisi nasional ini, para pemain diharapkan memperoleh pengalaman berharga, meningkatkan kemampuan, serta membangun mental bertanding dan menjunjung tinggi sportivitas. Pengalaman berlaga di level nasional menjadi bekal penting bagi perkembangan karier mereka di masa depan.
Keikutsertaan Kontingen Yayasan Pendidikan Bakat Sepak Bola Nusantara Sowan ke Bupati Banjar sekaligus menunjukkan bahwa daerah memiliki potensi besar dalam melahirkan pesepak bola berkualitas. Pembinaan yang konsisten dari yayasan, dukungan orang tua, serta perhatian pemerintah menjadi tiga pilar penting dalam mencetak generasi emas sepak bola Indonesia.
Dengan dukungan dan doa restu dari Pemerintah Kabupaten Banjar, kontingen Yayasan Pendidikan Bakat Sepakbola Nusantara diharapkan mampu tampil optimal, mengukir prestasi, serta mengharumkan nama Kabupaten Banjar dan Kalimantan Selatan di kancah sepak bola nasional. Perjalanan mereka ke Pakansari menjadi bukti bahwa pembinaan usia dini di daerah terus bergerak maju dan siap bersaing di level tertinggi.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber Berita: Kanal Kalimantan
