Kalimantan Update – 05 Oktober 2026 | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra-putri terbaik bangsa. Siswa SD Peraih Emas OSN Wakili Indonesia di IMSO 23, yaitu Kaindra Nadira Saidtama dan Aiden Gracio, akan mengharumkan nama Indonesia di ajang International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 Tahun 2026. Kedua pelajar jenjang sekolah dasar ini berhasil menembus persaingan tingkat internasional setelah melalui proses seleksi nasional yang ketat dan penuh tantangan.
Kaindra Nadira Saidtama, murid kelas 6 SDIT Bina Bangsa Sejahtera Kota Bogor, akan bertarung di bidang Sains. Sementara itu, Aiden Gracio, yang juga merupakan siswa berprestasi, akan berlaga di bidang Matematika. Keberhasilan mereka tidak lepas dari kerja keras, dedikasi, serta bimbingan dari para guru dan orang tua. Keduanya merupakan siswa SD Peraih Emas OSN yang telah mengharumkan nama sekolah dan daerahnya di tingkat nasional.
Olimpiade Sains Nasional (OSN) menjadi ajang bergengsi bagi para pelajar di seluruh Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Kaindra dan Aiden berhasil meraih medali emas dalam OSN, yang menjadi tiket emas menuju IMSO 23. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan tidak hanya bagi sekolah dan keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia. Siswa SD Peraih Emas OSN Wakili Indonesia di IMSO 23 ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi.
Persiapan menuju IMSO 23 telah dilakukan secara maksimal. Kedua siswa ini mendapatkan pembinaan intensif dari para mentor berpengalaman, baik di bidang Matematika maupun Sains. Mereka juga dilatih untuk menghadapi soal-soal bertaraf internasional yang menuntut pemikiran kritis, kreatif, dan analitis. Tidak hanya itu, aspek mental dan fisik juga menjadi perhatian utama agar mereka dapat tampil optimal di panggung dunia.
IMSO merupakan kompetisi tahunan yang diikuti oleh siswa-siswa terbaik dari berbagai negara. Ajang ini tidak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat persahabatan antar bangsa. Indonesia sendiri telah lama berpartisipasi dalam IMSO dan sering kali menorehkan prestasi gemilang. Kehadiran Kaindra dan Aiden di IMSO 23 diharapkan dapat melanjutkan tradisi emas yang telah diraih oleh para pendahulu mereka.
Dukungan dari berbagai pihak terus mengalir untuk kedua siswa SD Peraih Emas OSN Wakili Indonesia di IMSO 23 ini. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan fasilitas dan pembinaan yang diperlukan. Begitu pula dengan sekolah dan komunitas olimpiade yang turut serta memberikan motivasi. Semua berharap agar Kaindra dan Aiden dapat memberikan yang terbaik dan membawa pulang medali emas untuk Indonesia.
Bagi Kaindra, keberhasilannya ini merupakan buah dari ketekunan dan rasa ingin tahu yang tinggi. Sejak kecil, ia memang menunjukkan minat besar pada bidang Sains. Ia sering melakukan eksperimen sederhana dan membaca buku-buku sains untuk memperluas wawasannya. Dukungan dari orang tua dan guru menjadi kunci utama dalam mengembangkan potensinya. Kini, ia siap mengaplikasikan ilmu yang dimilikinya di ajang internasional.
Sementara itu, Aiden Gracio dikenal sebagai sosok yang tekun dan pantang menyerah. Baginya, Matematika bukan sekadar pelajaran di sekolah, tetapi juga hobi yang menyenangkan. Ia sering menghabiskan waktu untuk memecahkan soal-soal matematika tingkat lanjut. Kegigihannya dalam belajar membuahkan hasil yang manis. Kini, ia akan membuktikan kemampuannya di IMSO 23 dan berusaha meraih medali emas untuk Indonesia.
Perjalanan menuju IMSO 23 tidaklah mudah. Kedua siswa harus melewati berbagai tahap seleksi, mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Persaingan di tingkat nasional sangat ketat karena diikuti oleh ratusan siswa berprestasi dari seluruh Indonesia. Namun, berkat kerja keras dan doa, Kaindra dan Aiden berhasil keluar sebagai yang terbaik. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa SD Peraih Emas OSN Wakili Indonesia di IMSO 23 memang layak diperhitungkan.
Keikutsertaan Indonesia di IMSO 23 juga menjadi momentum untuk menunjukkan kualitas pendidikan dasar di tanah air. Meskipun masih duduk di bangku sekolah dasar, Kaindra dan Aiden mampu bersaing dengan siswa-siswa dari negara lain. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pembinaan olimpiade di Indonesia telah berjalan dengan baik. Diharapkan, prestasi ini dapat memacu semangat siswa-siswa lain untuk terus belajar dan berprestasi.
Selain itu, IMSO 23 juga menjadi ajang untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah internasional. Para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan budaya dan kunjungan wisata. Dengan demikian, Kaindra dan Aiden juga berperan sebagai duta budaya yang memperkenalkan kekayaan Indonesia kepada dunia. Hal ini sejalan dengan tujuan IMSO untuk mempromosikan pemahaman lintas budaya.
Kesuksesan Kaindra dan Aiden tidak lepas dari peran serta guru pembimbing dan orang tua. Mereka adalah pahlawan di balik layar yang selalu memberikan dukungan moral dan material. Tanpa bimbingan dan doa restu mereka, mustahil bagi kedua siswa ini untuk mencapai titik ini. Oleh karena itu, penghargaan setinggi-tingginya patut diberikan kepada semua pihak yang telah berkontribusi.
Sebagai penutup, keberhasilan Siswa SD Peraih Emas OSN Wakili Indonesia di IMSO 23 merupakan kabar gembira bagi dunia pendidikan Indonesia. Kaindra Nadira Saidtama dan Aiden Gracio telah menunjukkan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk berprestasi di tingkat global. Semoga mereka dapat meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama bangsa. Prestasi ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa di Indonesia untuk terus bermimpi dan berusaha. Mari kita dukung perjuangan mereka dengan doa dan semangat positif.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak

