Satu Visi dengan Kaltim: Kukar Matangkan Tiga Proyek Investasi Unggulan

Foto: Istimewa

Satu Visi dengan Kaltim: Kukar Matangkan Tiga Proyek Investasi Unggulan

Kalimantan Update – 22 Oktober 2026 | Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan langkah dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam menggenjot iklim investasi. Melalui semangat Satu Visi dengan Kaltim Kukar Siapkan Tiga Proyek Investasi, Pemkab Kukar tengah mematangkan tiga proyek strategis yang akan ditawarkan kepada calon investor. Hal ini disampaikan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Muhammad Iriyanto, usai menghadiri agenda Mahakam Investment Forum 2026 Business Forum and One-on-One Meeting di Fugo Hotel Samarinda, Rabu (21/10/2026).

Ketiga proyek tersebut dipilih karena memiliki potensi ekonomi yang tinggi dan sejalan dengan arah pembangunan daerah. Pasir kuarsa, misalnya, merupakan komoditas mineral yang banyak dibutuhkan industri, sementara rumput laut memiliki nilai tambah untuk sektor pangan dan kosmetik. Adapun Pulau Kumala merupakan ikon wisata yang perlu direvitalisasi agar kembali menarik kunjungan wisatawan. “Ketiga proyek ini kita siapkan melalui skema IPRO,” kata Iriyanto.

Meski demikian, Pemkab Kukar belum sepenuhnya siap menawarkan proyek-proyek tersebut secara one-on-one kepada investor. Iriyanto menjelaskan bahwa pihaknya masih berupaya mematangkan dokumen dan kelengkapan administrasi. “Kami lebih fokus pada persiapan yang lebih matang agar tahun depan bisa aktif menawarkannya secara one-on-one kepada para investor, seperti yang berlangsung hari ini,” jelasnya. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Satu Visi dengan Kaltim Kukar Siapkan Tiga Proyek Investasi agar setiap penawaran didukung oleh data yang akurat dan legalitas yang jelas.

Salah satu kendala utama yang masih dihadapi adalah kelengkapan dokumen lahan. Sejumlah lokasi yang direncanakan untuk pengembangan investasi belum dilengkapi dokumen yang memastikan status lahannya clear and clean atau aman secara hukum sebagai aset daerah. “Kendalanya baru kami bedah dalam rapat beberapa waktu lalu. Ternyata, alasan kami belum siap adalah masalah lahan. Rata-rata, lahan tersebut belum dilengkapi dokumen yang menyatakan statusnya sudah clear and clean,” terang Iriyanto.

Selain status lahan, pemerintah daerah juga perlu melengkapi titik koordinat dan dokumen legalitas sebagai dasar penawaran proyek. Kepastian tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kepada calon investor. Proyek yang belum memenuhi persyaratan ini masih berada pada tahapan feasibility study (FS) atau studi kelayakan. Oleh karena itu, penyelesaian aspek legalitas maupun data pendukung menjadi prioritas sebelum proyek ditetapkan sebagai penawaran investasi yang siap dipasarkan.

Iriyanto menambahkan bahwa kelengkapan dokumen akan mempermudah komunikasi antara pemerintah daerah dan investor. Dengan informasi yang memadai, calon investor dapat mempelajari peluang usaha, menilai kelayakan proyek, serta memahami kepastian hukum dan lokasi sebelum mengambil keputusan investasi. “Intinya, IPRO yang kami susun harus sudah matang dan memiliki data lengkap. Jadi, calon investor tidak perlu lagi bertanya macam-macam karena semuanya sudah dibaca, lengkap, dan aman. Investor bisa langsung bergabung,” tutupnya.

Langkah Pemkab Kukar ini mendapat apresiasi dari kalangan pengusaha. Mereka menilai sinergi antara provinsi dan kabupaten akan menciptakan kepastian berusaha. Namun, mereka juga berharap agar persoalan lahan segera tuntas sehingga proyek-proyek tersebut dapat segera direalisasikan. Dengan demikian, Satu Visi dengan Kaltim Kukar Siapkan Tiga Proyek Investasi bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebagai penutup, keberhasilan menarik investasi sangat bergantung pada kesiapan pemerintah daerah dalam menyediakan dokumen yang lengkap dan transparan. Ketiga proyek yang disiapkan diharapkan menjadi magnet bagi investor untuk menanamkan modalnya di Kutai Kartanegara. Jika semua persyaratan terpenuhi, bukan tidak mungkin Satu Visi dengan Kaltim Kukar Siapkan Tiga Proyek Investasi akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola potensi ekonomi secara profesional dan berkelanjutan.