Kalimantan Update – 22 Oktober 2026 | Laga guadalajara vs necaxa pada jornada ke-13 Apertura 2026 Liga MX berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 bagi tuan rumah Chivas di Estadio Akron. Namun, kemenangan tersebut terasa pahit. Gol tunggal yang menentukan hasil pertandingan justru lahir dari bunuh diri bek Necaxa, Agustín Oliveros, pada menit ke-77. Hasil ini memang memutus rentetan empat pertandingan tanpa kemenangan Guadalajara, tetapi performa tim meninggalkan banyak pertanyaan.
Sejak awal pertandingan, Chivas tampil dominan. Roberto ‘Piojo’ Alvarado menjadi motor serangan dan beberapa kali merepotkan pertahanan Necaxa. Peluang emas datang pada menit ke-9 ketika kiper Javier Orantes melakukan kesalahan dalam membangun serangan, tetapi tembakan Alvarado dari luar kotak penalti masih melebar. Richard Ledezma juga memiliki peluang di masa injury time babak pertama, namun usahanya belum menemui sasaran. Babak pertama berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Gabriel Milito memasukkan Kevin Castañeda untuk menambah daya gedor. Chivas meningkatkan intensitas dan menciptakan beberapa peluang, termasuk tembakan dari luar kotak penalti yang masih dapat diamankan Orantes. Necaxa bukan tanpa perlawanan. Beberapa serangan balik tim tamu sempat mengancam, tetapi kiper Raúl ‘Tala’ Rangel tampil sigap menjaga gawangnya tetap aman.
Gol yang dinanti akhirnya datang pada menit ke-77. Umpan silang Alvarado dari sisi kanan gagal diantisipasi dengan baik oleh Oliveros, yang justru mengarahkan bola ke gawangnya sendiri. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang. Kemenangan ini membawa Guadalajara mengumpulkan 23 poin dan sementara menempati posisi runner-up klasemen, meski masih menunggu hasil pertandingan lain. Sementara itu, Necaxa semakin terpuruk di dasar klasemen dengan rapor nol kemenangan dalam beberapa laga terakhir.
Selepas pertandingan, sorakan cemoohan menggema di Estadio Akron. Para pendukung kecewa dengan permainan tim meski meraih tiga poin. Pelatih Gabriel Milito menanggapi dengan kepala dingin. Ia memahami kemarahan fans yang terbiasa melihat Chivas menang dengan permainan atraktif dan mencetak banyak gol. Milito juga menyoroti cemoohan yang ditujukan kepada Efraín Álvarez, pemain yang dianggap menurun performanya dibanding musim lalu.
Di kubu Necaxa, pelatih Juan Reynoso mengakui kekalahan ini sebagai yang keempat dalam lima pertandingan sejak ia mengambil alih tim. Meski demikian, ia menilai anak asuhnya telah menunjukkan komitmen dan berani bermain terbuka. Reynoso menyebut timnya setidaknya layak mendapatkan satu gol, tetapi kiper Chivas tampil gemilang. Ia menegaskan bahwa proses pembenahan tim masih berjalan dan berharap hasil positif segera datang.
Kemenangan atas Necaxa menjadi modal berharga bagi Chivas untuk kembali ke jalur kemenangan. Namun, jika ingin bersaing di papan atas, Guadalajara harus segera memperbaiki efektivitas serangan dan konsistensi performa. Sementara itu, Necaxa wajib segera bangkit jika tidak ingin terus terpuruk di zona degradasi. Duel guadalajara vs necaxa kali ini menjadi cermin bagi kedua tim: Chivas masih mencari identitas permainan, sedangkan Necaxa berjuang keras keluar dari keterpurukan.
Pertandingan guadalajara vs necaxa juga menyisakan catatan penting bagi publik sepak bola Meksiko. Kemenangan tipis ini tidak serta-merta menyelesaikan masalah Chivas, tetapi setidaknya memberikan angin segar di tengah tekanan. Bagi Necaxa, kekalahan ini memperpanjang derita dan menjadi alarm bagi manajemen untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh.
