Peta Kekuatan Klasemen Liga Saudi Memanas: Al Qadsiah di Puncak, Al Hilal dan Al Nassr Siap Menyalip
Kalimantan Update – 24 Oktober 2026 | Persaingan papan atas klasemen liga saudi musim 2026/2027 berubah menjadi salah satu yang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir. Bukan lagi hanya tentang dominasi satu klub, kini tiga tim teratas saling berkejaran dengan selisih poin yang sangat tipis, membuat setiap pertandingan pekan ke-10 dan ke-11 menjadi laga yang menentukan arah perburuan gelar juara.
Al Qadsiah untuk sementara menempati puncak klasemen liga saudi dengan koleksi 25 poin dari 10 pertandingan. Tim asuhan yang bermarkas di Dammam itu mencatatkan 8 kemenangan, 1 hasil imbang, dan baru 1 kekalahan, dengan produktivitas 24 gol serta hanya kebobolan 9 kali. Catatan tersebut menjadikan mereka salah satu tim paling seimbang di kompetisi musim ini.
Namun posisi mereka belum aman. Al Hilal membuntuti tepat di tempat kedua dengan 24 poin dari 9 laga, hanya terpaut satu angka dengan masih menyimpan satu pertandingan lebih sedikit. Lini serang Al Hilal bahkan lebih tajam dengan torehan 27 gol dan baru kebobolan 7 kali, menjadikan duel kedua tim pada pekan ke-11 di Prince Mohamed bin Fahd Stadium, Dammam, sebagai laga penentu takhta klasemen liga saudi.
Menariknya, rekor pertemuan kedua tim dalam dua musim terakhir menunjukkan keseimbangan. Dua pertemuan terakhir berakhir imbang 2-2, masing-masing pada September 2025 dan Januari 2026. Al Qadsiah memiliki modal tiga kemenangan dari lima laga kandang terakhir, tetapi harus kehilangan bek W. Wahab Al-Ahmad akibat cedera robek ligamen krusiat. Sementara itu, Al Hilal datang dengan tingkat kemenangan 83 persen dari enam pertandingan terakhir, meski harus mewaspadai kondisi kebugaran H. Al Yami yang mengalami cedera lutut.
Di bawah keduanya, Al Nassr belum menyerah dalam perburuan. Kemenangan tipis 1-0 atas Neom SC pada pekan ke-10 di Al-Awwal Park membuat mereka mengumpulkan 22 poin dan menempati posisi ketiga klasemen liga saudi, terpaut tiga poin dari Al Qadsiah. Pada laga tersebut, Cristiano Ronaldo gagal menuntaskan penalti dan menyia-nyiakan sejumlah peluang emas, sebelum João Félix memecah kebuntuan lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-61 yang tak mampu dihentikan kiper Neom.
Kemenangan itu menjadi sinyal bahwa Al Nassr tetap berada dalam jalur persaingan. Meski tampil tanpa kontribusi gol dari sang megabintang, tim tetap mampu meraih tiga poin penuh, sebuah modal penting menghadapi rangkaian laga padat berikutnya. Kualitas lini serang dan kedalaman skuad akan menjadi faktor krusial dalam menjaga posisi di papan atas klasemen liga saudi.
Pekan ini, Liga Profesional Arab Saudi kembali menyajikan rangkaian pertandingan menarik. Pada Jumat (23/10/2026), Al Faisaly dijadwalkan menjamu Al Nassr pada pukul 20.30 WIB, sementara Al Ittihad menghadapi Al Diriyah pada pukul 22.30 WIB. Kedua laga tersebut berpotensi mengubah komposisi papan atas, terutama jika Al Nassr mampu memanfaatkan momentum kemenangan atas Neom SC.
Berikut gambaran singkat persaingan papan atas klasemen sementara:
| Posisi | Tim | Poin | Main | Gol Memasukkan | Kebobolan |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Al Qadsiah | 25 | 10 | 24 | 9 |
| 2 | Al Hilal | 24 | 9 | 27 | 7 |
| 3 | Al Nassr | 22 | 10 | – | – |
Dengan selisih poin yang begitu tipis, setiap hasil pertandingan akan berdampak langsung terhadap posisi tim di klasemen liga saudi. Al Qadsiah dituntut konsisten mempertahankan performa, Al Hilal berpeluang merebut puncak jika memenangi laga tunda, sementara Al Nassr terus menempel sambil menunggu kelengahan para pesaingnya.
Secara keseluruhan, persaingan musim ini menghadirkan narasi yang segar bagi penggemar sepak bola Tanah Air. Bukan hanya soal bintang-bintang besar, tetapi juga tentang konsistensi, kedalaman skuad, dan strategi pelatih dalam menghadapi jadwal yang padat. Duel Al Qadsiah kontra Al Hilal pada pekan ke-11 akan menjadi momen krusial yang menentukan siapa yang berhak bertahan di puncak dan siapa yang harus puas mengejar dari belakang. Bagi para penggemar, pantau terus perkembangan klasemen liga saudi, karena peta kekuatan bisa berubah dalam hitungan pekan.
