Kalimantan Update – 27 Oktober 2026 | Kontribusi ke PAD Hampir Rp300 Miliar Bupati Kukar Minta MGRM Perluas Bisnis menjadi sorotan dalam perayaan hari ulang tahun ke-8 PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM Perseroda) di Tenggarong. Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, secara tegas mendorong perusahaan daerah itu untuk mengembangkan sektor usaha di luar pengelolaan participating interest (PI) agar sumbangsihnya terhadap pendapatan asli daerah terus meningkat.
Harapan tersebut disampaikan Aulia saat menghadiri peringatan HUT ke-8 MGRM di Kantor Graha, Jalan Lais Nomor 77 RT 07, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Senin (26/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia menilai MGRM telah menjadi salah satu pilar penting bagi keuangan daerah melalui pengelolaan PI di Blok Mahakam.
Peran Strategis MGRM bagi Keuangan Daerah
Perusahaan daerah yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi (migas) serta pertambangan lainnya itu selama ini menjadi penyumbang utama melalui pengelolaan PI di Blok Mahakam. Namun, Bupati menilai ketergantungan pada satu lini bisnis perlu diimbangi dengan diversifikasi usaha.
“Kita berharap ke depan MGRM juga mampu mengembangkan sektor-sektor bisnis non-PI sehingga pendapatan yang dikontribusikan sebagai pendapatan asli daerah bisa lebih meningkat lagi,” ujar Aulia.
Ia menambahkan, pengembangan sektor usaha non-PI menjadi peluang strategis bagi MGRM untuk memperkuat struktur pendapatan perusahaan sekaligus memperbesar kontribusi bagi keuangan daerah. Dengan begitu, isu Kontribusi ke PAD Hampir Rp300 Miliar Bupati Kukar Minta MGRM Perluas Bisnis menjadi momentum refleksi bagi perusahaan daerah untuk berbenah dan berinovasi.
Catatan Kontribusi dan Target ke Depan
Direktur Utama PT MGRM Perseroda, Efri Novianto, mengungkapkan bahwa perusahaan telah mencatat kontribusi PAD sebesar Rp287 miliar sejak berdiri. Dengan tambahan Rp24 miliar, total kontribusi tersebut mendekati Rp300 miliar.
Pada 2027, MGRM menargetkan kembali menyetorkan kontribusi sebesar Rp24 miliar. Perusahaan juga memproyeksikan tambahan pendapatan dari pengelolaan PI di Blok Mahakam dan Blok Sangasanga pada 2028.
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Kontribusi PAD sejak berdiri | Rp287 miliar |
| Tambahan kontribusi | Rp24 miliar |
| Total mendekati | Rp300 miliar |
| Target kontribusi 2027 | Rp24 miliar |
“Di usia ke-8 ini, harapan kami MGRM semakin baik. Kita ibaratnya baru belajar berlari dan sekarang sudah mulai berlari,” ungkap Efri.
Ia menjelaskan, perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah turut memengaruhi pendapatan perusahaan. Karena itu, proyeksi pendapatan dari pengelolaan PI pada 2028 akan bergantung pada sejumlah faktor tersebut, termasuk dampak situasi geopolitik Iran dan Amerika Serikat terhadap harga minyak dunia.
Diversifikasi sebagai Kunci Keberlanjutan
Seruan Bupati agar MGRM memperluas bisnis bukan tanpa alasan. Sektor migas dikenal sangat fluktuatif dan rentan terhadap gejolak global. Diversifikasi ke lini bisnis non-PI dinilai dapat menjadi bantalan bagi perusahaan daerah dalam menjaga stabilitas pendapatan.
Dengan memperluas portofolio usaha, MGRM berpeluang menciptakan sumber pendapatan baru yang lebih berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan semangat Kontribusi ke PAD Hampir Rp300 Miliar Bupati Kukar Minta MGRM Perluas Bisnis yang menekankan pentingnya inovasi dan pengembangan usaha bagi perusahaan daerah.
Perayaan HUT ke-8 MGRM juga menjadi ajang evaluasi perjalanan perusahaan selama hampir satu dekade. Berbagai capaian telah diraih, namun tantangan ke depan menuntut strategi yang lebih adaptif dan beragam.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pun berkomitmen mendukung pengembangan MGRM. Dukungan ini diharapkan mampu mendorong perusahaan daerah menjadi lebih mandiri dan kompetitif, sekaligus memperkuat perannya sebagai motor penggerak perekonomian daerah.
Dengan target kontribusi yang terus meningkat, MGRM dituntut untuk tidak hanya mengandalkan pengelolaan PI. Perluasan lini bisnis menjadi langkah strategis agar perusahaan mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kukar.
Pada akhirnya, Kontribusi ke PAD Hampir Rp300 Miliar Bupati Kukar Minta MGRM Perluas Bisnis mencerminkan harapan besar pemerintah daerah terhadap perusahaan daerahnya. MGRM diharapkan terus tumbuh, berinovasi, dan memperluas cakupan usaha agar kontribusinya bagi pendapatan asli daerah semakin optimal di masa mendatang.

