Spurs Hancurkan Kings 130-103: Wembanyama dan Champagnie Pesta Tiga Angka di Frost Bank Center
Kalimantan Update – 29 Oktober 2026 | Pertandingan spurs vs kings di Frost Bank Center, San Antonio, Texas, pada Selasa malam waktu setempat berakhir dengan skor telak 130-103 untuk kemenangan tuan rumah. San Antonio Spurs meraih kemenangan kandang pertama mereka musim ini, sementara Sacramento Kings terus terpuruk dengan rekor 0-4. Laga spurs vs kings ini menjadi panggung bagi Victor Wembanyama yang mencetak 29 poin dan 10 rebound, didukung Julian Champagnie dengan 26 poin lewat 8 dari 13 tembakan tiga angka.
Sejak menit pertama, Spurs sudah menunjukkan dominasi. Mantan pemain Kings, De’Aaron Fox, membuka pertandingan dengan alley-oop mudah kepada Wembanyama. Itu menjadi pertanda buruk bagi Sacramento. San Antonio mencetak 39 poin di kuarter pertama dan 80 poin hingga turun minum, keduanya merupakan rekor tertinggi musim ini untuk poin dalam satu kuarter dan satu babak. Wembanyama sendiri mengumpulkan 15 poin di kuarter pembuka, termasuk empat dunk, dengan akurasi 7 dari 10 dari lapangan. Devin Vassell menambahkan tiga tembakan tiga angka sempurna di lima menit pertama, sementara Champagnie sudah mencetak 8 dari 10 tembakan tiga angka di paruh pertama.
Dari kubu Kings, Domantas Sabonis berusaha keras dengan 20 poin, 14 rebound, dan delapan asis. De’Andre Hunter menyumbang 24 poin dan Zach LaVine 22 poin. Namun, pertahanan Sacramento menjadi sorotan. Kings membiarkan terlalu banyak tembakan tiga angka terbuka, terutama di sudut lapangan, dan Spurs menghukum mereka dengan 17 dari 37 tembakan tiga angka (45,9 persen). Ini menjadi pengingat betapa jauhnya jarak Sacramento dari tujuan defensif mereka yang sudah lama digembar-gemborkan.
Bagi Spurs, kemenangan dalam laga spurs vs kings ini menyeimbangkan rekor mereka menjadi 2-2 setelah sebelumnya kalah di kandang dari Oklahoma City Thunder dan Houston Rockets. Pelatih dan para pemain tentu berharap performa ofensif ini menjadi titik balik. Dylan Harper menambahkan 13 poin, enam rebound, dan enam asis, sementara seluruh starter Spurs mencetak dua digit angka. Ini adalah output ofensif tertinggi San Antonio musim ini.
Kings sendiri datang ke laga ini dengan beberapa pemain kunci cedera. Kombinasi kurangnya kedalaman skuad dan kualitas lawan membuat pertandingan spurs vs kings terasa seperti misi mustahil sejak awal. Kesalahan defensif terus berulang, dan semangat juang tim tampak pudar setelah tertinggal jauh di paruh pertama. Sacramento kini harus segera berbenah jika tidak ingin musim ini berjalan sia-sia.
Kekalahan ini juga menjadi cermin bagi Kings bahwa perjalanan mereka masih panjang. Defense telah menjadi topik hangat di Sacramento selama bertahun-tahun, tetapi penampilan melawan Spurs menunjukkan bahwa perbaikan signifikan belum terjadi. Sementara itu, Spurs membuktikan bahwa mereka adalah contender kejuaraan musim ini. Dengan kombinasi Wembanyama di dalam dan penembak-penembak akurat di perimeter, San Antonio tampil seperti tim yang siap bersaing di papan atas Wilayah Barat.
Dalam konteks spurs vs kings, ada beberapa catatan penting. Pertama, Spurs mencetak 80 poin di babak pertama, tertinggi musim ini. Kedua, Champagnie mencetak 8 tembakan tiga angka di paruh pertama, yang menjadi rekor pribadi dan menunjukkan betapa longgarnya pertahanan Kings. Ketiga, Wembanyama terus menunjukkan mengapa ia disebut kandidat MVP dengan penampilan dominan di kedua sisi lapangan.
Kings akan kembali berusaha meraih kemenangan pertama mereka dalam pertandingan berikutnya, sementara Spurs akan berusaha mempertahankan momentum. Laga spurs vs kings ini menjadi pelajaran berharga bagi Sacramento tentang pentingnya pertahanan dan eksekusi di awal pertandingan. Tanpa perbaikan cepat, mereka bisa semakin tenggelam di dasar klasemen.
Secara keseluruhan, pertandingan spurs vs kings menyajikan pertunjukan ofensif yang memukau dari tuan rumah dan kekhawatiran mendalam bagi tim tamu. Spurs membuktikan kualitas mereka sebagai tim yang patut diperhitungkan, sementara Kings harus segera menemukan identitas permainan mereka jika ingin bersaing musim ini.
Penulis: Syaifullah
Editor: Rudi Hamdani
Sumber: Sports Illustrated, AP, TSN
