Lens vs Como: Neraka Bollaert-Delelis Jadi Ujian Berat Tuan Rumah di Tengah Badai Cedera
Kalimantan Update – 04 November 2026 | Pertandingan lens vs como pada matchday keempat fase liga Liga Champions 2026-27 dipastikan menjadi salah satu laga paling menarik untuk disaksikan. RC Lens akan menjamu Como 1907 di Stade Bollaert-Delelis, Prancis, pada Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, dalam kondisi yang sangat kontras antara kedua kesebelasan. Tuan rumah tengah berjuang mencari konsistensi dan diterpa badai cedera, sementara tim tamu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyapu bersih lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Laga lens vs como ini menjadi krusial bagi kedua tim yang sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen fase liga. Lens baru mengemas tiga poin dari tiga pertandingan, hasil dari kemenangan 3-2 atas Slavia Praha yang kemudian dibayangi dua kekalahan beruntun, yakni 0-2 dari Sporting Lisbon dan tumbang 0-3 di markas Club Brugge. Sementara itu, Como mengincar kemenangan lanjutan untuk mempertahankan tren impresif mereka sebagai salah satu tim debutan paling berbahaya musim ini.
Badai Cedera Menghantui Tuan Rumah
Pelatih Lens, Yannick Cahuzac, menghadapi persoalan pelik di lini belakang. Cedera yang menimpa Ismaelo Ganiou dan Maik Nawrocki membuat organisasi pertahanan tuan rumah semakin rentan, ditambah absennya Odsonne Edouard hingga tahun depan. Persoalan ini diperparah dengan catatan bahwa Lens belum pernah mencatatkan clean sheet dalam 16 pertandingan terakhir di Liga Champions, sebuah rekor yang berlangsung sekitar 28 tahun sejak kemenangan 1-0 atas Arsenal di Stadion Wembley pada November 1998.
Meski demikian, Cahuzac masih memiliki secercah harapan melalui kreativitas Florian Thauvin. Penyerang sayap berpengalaman yang baru bergabung pada Agustus 2025 tersebut menjadi titik acuan permainan Lens dan diyakini mampu membuat perbedaan di laga lens vs como kali ini. Di kompetisi domestik, Lens sempat meraih tiga kemenangan beruntun sebelum kalah dari Lille lewat gol Olivier Giroud di menit-menit akhir, yang membuat mereka tertahan di peringkat kesembilan klasemen Ligue 1.
Como On Fire di Bawah Cesc Fabregas
Di kubu tamu, Cesc Fabregas membawa Como dengan modal meyakinkan. Tim besutan pelatih berusia 39 tahun itu memenangi lima pertandingan terakhir di semua kompetisi dengan mencetak 13 gol dan hanya kebobolan tiga kali. Produktivitas lini serang yang tinggi, ditopang duet Nico Paz dan Tasos Douvikas, menjadi senjata utama I Lariani. Kemenangan spektakuler 4-1 atas Manchester United di Liga Champions menjadi bukti kualitas tim promosi ini.
Fabregas secara khusus meminta para pemainnya mewaspadai atmosfer panas Stade Bollaert-Delelis. Mantan pemain Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu mengaku pernah tampil dua hingga tiga kali di stadion tersebut semasa membela Monaco, sehingga ia paham betul tekanan yang akan dihadapi anak asuhnya.
“Atmosfernya sangat riuh; saya pernah bermain di sini dua atau tiga kali saat membela Monaco. Tim bermain dengan baik dan penuh energi. Ini adalah pertandingan keempat Liga Champions dalam sejarah kami, dan kami terus berkembang serta mendapatkan pengalaman berharga,” kata Fabregas.
Ia juga menegaskan bahwa tekanan suporter tuan rumah harus dijadikan motivasi tambahan. “Saya menyukai malam-malam seperti ini, karena Anda dapat merasakan gairahnya bahkan sejak pemanasan. Ini akan menjadi pengalaman menarik dan luar biasa bagi para pemain kami,” tambahnya.
Duel Taktik dan Prediksi
Pertandingan lens vs como diprediksi berjalan sengit. Lens wajib memanfaatkan keuntungan bermain di kandang jika ingin menghentikan laju tim tamu, namun kerapuhan lini belakang mereka menjadi titik lemah yang berpotensi dieksploitasi Como. Sebaliknya, Como datang dengan pertahanan relatif solid serta lini serang tajam yang siap memanfaatkan setiap celah.
Bagi penggemar yang ingin menyaksikan laga lens vs como secara langsung, pertandingan ini dapat disaksikan melalui layanan streaming DAZN serta beIN SPORTS CONNECT. Kick-off dijadwalkan pada Kamis dini hari WIB, tepatnya pukul 03.00 WIB atau Rabu pukul 21.00 waktu setempat.
Secara keseluruhan, laga lens vs como menyajikan pertarungan antara tim yang tengah mencari jati diri dan tim yang sedang menikmati momentum terbaiknya. Lens memiliki modal atmosfer kandang yang legendaris, tetapi Como membawa keyakinan dan ketajaman yang sulit diabaikan. Jika tuan rumah gagal menjaga organisasi pertahanan, bukan tidak mungkin Como kembali memetik hasil positif di Prancis. Sebaliknya, dukungan penuh suporter di Bollaert-Delelis bisa menjadi energi tambahan bagi Lens untuk bangkit dan membuktikan bahwa mereka masih layak bersaing di panggung tertinggi Eropa.
