Drama DA8 Memanas: Danil Sumenep Melaju, Zhifanna dan Kira Tersenggol, Selfi Yamma Ciptakan Lagu untuk Rani Zamala
Kalimantan Update – 13 Oktober 2026 | Kompetisi Dangdut Academy 8 (DA8) Indosiar semakin memanas memasuki babak Top 15. Sejumlah kejutan mewarnai perjalanan para academia, mulai dari lolosnya Danil asal Sumenep hingga tersenggolnya Zhifanna dan Kira. Ajang pencarian bakat dangdut bergengsi ini tidak hanya menyuguhkan penampilan memukau, tetapi juga cerita di balik panggung yang tak kalah menarik.
Danil, penyanyi asal Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil melaju ke babak berikutnya setelah tampil memukau pada babak Top 15 Grup 2 Result DA8 Indosiar, Kamis (8/10/2026). Membawakan lagu “Aku Pergi”, ia sukses meraih tiga Standing Ovation dari dewan juri dan lolos tanpa harus melalui eliminasi. Di bawah bimbingan Coach Fildan Rahayu, Danil mendapat banyak dukungan dari warganet. Namun, di tengah dukungan yang mengalir, netizen juga ramai mengingatkan soal kesehatan. Sejumlah netizen menyoroti kondisi fisik Danil yang dinilai kurang prima saat tampil. Bahkan, ada yang mengingatkan untuk memperbanyak doa karena khawatir terhadap hal-hal yang mereka sebut sebagai serangan gaib. “Sepertinya Danil kalau mau tampil selalu kurang fit badannya. Ayo, Nil, jaga kesehatan dan jangan lupa selalu berdoa. Baca doa penangkal serangan gaib,” tulis seorang netizen. Meski begitu, anggapan tentang serangan gaib tersebut sebatas kekhawatiran netizen dan tidak terbukti.
Di sisi lain, Zhifanna Putri Allaysa, academia asal Pesisir Selatan, Sumatera Barat, resmi dinyatakan tersenggol dari babak Top 15 Grup 2 DA8 pada konser result, Kamis (8/10/2026). Kepergiannya mengakhiri perjalanan penyanyi 17 tahun itu sejak babak audisi Juni lalu. Di babak Top 15 Grup 2, Zhifanna bersaing dengan Alexa (Ciamis), Azzio (Deli Serdang), Danil (Sumenep), dan Tazir (Langkat). Ia menjadi satu-satunya wakil Tim Selfi Yamma di grup tersebut. Sepanjang kompetisi, Zhifanna dikenal konsisten mendapat pujian lewat penampilannya. Ia meraih golden ticket pada audisi Grup 4 (25/6/2026) lewat lagu “Cincin Kepalsuan” milik Elvy Sukaesih. Pada Final Audition Grup 8 (10/7/2026), ia membawakan “Ditikam Asmara” dan lolos ke babak konser. Di babak Top 42 Grup 4, Zhifanna tampil membawakan “Bumipun Ikut Menangis” dan mendapat standing ovation dari seluruh juri, sehingga langsung lolos ke babak berikutnya. Pada Top 37, ia kembali langsung lolos dan sempat mendapat virtual gift D’Boss. Di Top 26 Grup 2 (25/8/2026), Zhifanna meraih tiga standing ovation lewat lagu duet “Sabda Cinta” dan lagu solo “Derita” dari Rhoma Irama, lalu dinyatakan lolos. Pada Top 21 Grup 4, ia membawakan “Mati Lampu” bersama Inayah dengan hasil 2 standing ovation, dan lolos pada konser result 14 September 2026. Memasuki Top 17 Grup 4, Zhifanna membawakan “Penyakit Cinta” dan memperoleh 3 standing ovation serta 3 bintang. Ia sempat berada di dua terbawah bersama Inayah, namun tidak ada peserta yang tersenggol pada konser result 29 September 2026, sehingga ia lolos ke Top 15.
Sebelumnya, Kira, academia asal Bandung, juga harus mengakhiri perjalanannya di DA8. Ia tersenggol dari babak Top 15 Grup 1 pada konser result yang digelar Selasa (6/10/2026). Kira konsisten berada di bawah bimbingan D’Coach Selfi Yamma sejak babak-babak awal. Perjalanan Kira dimulai sejak ia berhasil meraih golden ticket di babak audisi, sebelum akhirnya melaju ke babak Final Audition dan terus bertahan hingga Top 42. Di babak Top 26 Grup 1 (21/8/2026), Kira sempat berada di posisi dua terbawah bersama Bintang asal Kepulauan Bangka Belitung, usai membawakan lagu “Derita Tiada Akhir” milik Anita Dahlan dengan raihan 3 standing ovation. Beruntung, Kira berhasil lolos, sementara Bintang yang harus tersenggol kala itu. Memasuki Top 21 Grup 2 (7/9/2026), Kira kembali harus melalui momen menegangkan usai hanya meraih 2 standing ovation lewat lagu “Ada yang Punya” milik Lesti Kejora, dan kembali masuk ke posisi dua terbawah bersama Fitri asal Makassar. Kira lagi-lagi lolos, dengan Fitri yang akhirnya harus mengakhiri perjalanannya di DA8. Kira kemudian melanjutkan perjuangannya hingga babak Top 17 Grup 2, sebelum akhirnya berhasil mengamankan satu dari 15 tiket menuju babak Top 15. Di babak Top 15 Grup 1, Kira tampil di babak show pada Jumat (2/10/2026) membawakan lagu “Tatitut” yang dipopulerkan Poppy Capella dan Ayu Ting Ting, meraih 2 standing ovation dan 3 bintang, sejajar dengan tiga academia lain di grup yang sama, yakni Clara, Bhita, dan Sahwan, sementara Ikhwan unggul dengan 5 bintang. Ketatnya persaingan tersebut akhirnya berujung pahit bagi Kira pada babak result, Selasa (6/10/2026).
Di tengah ketatnya kompetisi DA8, kabar manis datang dari Coach Selfi Yamma. Penyanyi jebolan LIDA 2018 ini menunjukkan kemampuannya bukan hanya sebagai penyanyi, tetapi juga penulis lagu. Ia menciptakan tembang berjudul “Permainan Cintamu” untuk sahabatnya, Rani Zamala (Rani DA3). Lagu ini resmi dirilis pada 9 Oktober 2026. Mengusung nuansa dangdut klasik, liriknya bercerita tentang berakhirnya sebuah kisah asmara. Dikutip dari YouTube Rani Zamala, syuting video musik dilakukan di kawasan Jakarta Utara dengan nuansa penuh haru dan terhanyut perasaan. Selfi Yamma hadir langsung di acara perilisan single terbaru Rani Zamala dan menyampaikan ucapan selamat. Juara LIDA 2018 ini menyapa Rani dengan panggilan ‘kakak’, karena Rani memang lebih tua setahun darinya. “Sekali lagi selamat kakaku @da3_rani untuk lagu Permainan Cintamu. Bismillah sukses sama-sama ya kak semoga dimudahkan segala urusan kita dalam berkarier Aamiin,” ujar Selfi Yamma lewat tulisan di keterangan unggahannya pada Sabtu (10/10/2026). Lewat unggahan yang sama, Selfi Yamma juga menyampaikan terima kasih kepada para penggemar yang terus memberi dukungan. Ia menutup keterangannya dengan sebuah harapan untuk bisa terus berkarya bersama Rani Zamala. “Terima kasih juga para fans yg sudah support, semoga Ceppy (Selfi) dan kak Rani semangat terus berkaryanya,” pungkas Selfi Yamma.
Sementara itu, panggung DA8 juga diramaikan oleh kehadiran Mila DA7 dan Valen DA7 yang tampil kompak ala Barbie dan Ken pada babak Top 15 Group 2 Show, Rabu malam (8/10/2026). Keduanya hadir sebagai kakak kelas yang menemani para kontestan musim ini. Momen kebersamaan mereka diunggah akun Instagram Indosiar dalam rangkaian foto. Selain gaya panggung yang serasi ala Barbie dan Ken, keduanya memperlihatkan deretan pose lucu yang disebut sebagai rekomendasi pose foto ala Milen.
Bagi penggemar yang ingin mendukung peserta favoritnya di DA8, dapat membeli Vidio Koins untuk dikirim sebagai virtual gift langsung dari aplikasi Vidio. Tersedia juga paket Vidio Koins D’Academy 8 khusus pengguna Android.
Dengan berbagai dinamika yang terjadi, DA8 terus menyajikan kompetisi sengit dan cerita inspiratif dari para academia. Perjalanan Danil yang masih berlanjut, serta kenangan manis dari Zhifanna dan Kira, menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah DA8. Sementara itu, kolaborasi Selfi Yamma dan Rani Zamala menunjukkan bahwa persahabatan dan karya seni dapat tumbuh bersama di industri musik dangdut Indonesia. Semoga DA8 semakin sukses dan melahirkan bintang-bintang dangdut baru yang berbakat.
