Kalimantan Update – 04 Oktober 2026 | Laga spain vs czechia di UEFA Nations League kembali menegaskan dominasi Spanyol atas Republik Ceko. Bermain di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Minggu dini hari WIB, juara dunia itu menang 3-1 dan menjaga rekor tak terkalahkan menjadi 41 pertandingan di semua kompetisi. Kemenangan ini juga memastikan Spanyol tetap sempurna di Grup 3 Liga A dengan sembilan poin dari tiga laga, unggul tiga angka atas Inggris.
Sejak menit awal, spain vs czechia berjalan sesuai skenario tuan rumah. Lamine Yamal membuka keunggulan pada menit keenam lewat gol indah kaki kiri. Winger Barcelona berusia 19 tahun itu memotong dari sisi kanan, bertukar umpan dengan Dani Olmo, lalu melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh gawang Antonin Kinsky. Gol tersebut menjadi pembuka bagi Yamal untuk ketiga pertandingan beruntun di kompetisi ini.
Spanyol terus menguasai bola dan menciptakan sejumlah peluang. Kinsky sempat menepis tembakan setengah voli Olmo dan sepakan rendah Pedri. Pada menit ke-35, Rodri menggandakan keunggulan. Umpan Pedri ke arah Roberto Fernandez terblok, tetapi Rodri paling sigap menyambar bola liar dan melepaskan tembakan keras ke atap gawang.
Babak kedua berjalan lebih menarik. Republik Ceko bangkit dan memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69. Adam Hlozek menyisir sisi kiri sebelum menemukan bek sayap Jiri Slama, yang melepaskan tembakan menyilang melewati David Raya ke sudut jauh. Skor berubah 2-1 dan tensi spain vs czechia memanas.
Sepuluh menit berselang, drama terjadi. Raya gagal mengantisipasi sundulan melengkung kapten Ceko, Ladislav Krejci, dan bola tumpah di garis gawang. Pemain pengganti Ryan Naderi menyambar bola ke dalam gawang, tetapi wasit menganulir gol tersebut karena Lukas Cerv melakukan pelanggaran saat tendangan bebas diambil. Keputusan itu menyelamatkan Raya dari kesalahan yang nyaris menjadi blunder terburuk dalam kariernya.
Keberuntungan Spanyol berlanjut lima menit kemudian. Krejci menerima kartu kuning kedua setelah menarik Roberto Fernandez dalam serangan balik, sehingga Ceko harus bermain dengan sepuluh pemain. Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Spanyol menutup laga pada menit ke-89. Victor Munoz melanjutkan serangan usai Fernandez kembali dilanggar keras, Kinsky menepis tembakannya, tetapi Mikel Merino berdiri bebas dan mencetak gol ke gawang kosong.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memuji ketenangan timnya menghadapi tekanan. Meski demikian, ia menekankan pentingnya konsistensi di lini belakang. Sementara itu, kiper Arsenal tersebut tampil solid di sebagian besar pertandingan, meski dua momen pertanyaannya menjadi sorotan publik sepak bola Eropa.
| Statistik Kunci | Spanyol | Ceko |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 64% | 36% |
| Tembakan ke Gawang | 8 | 4 |
| Gol | 3 | 1 |
| Kartu Merah | 0 | 1 |
Duel spain vs czechia ini juga mencatatkan kehadiran 28.515 penonton di Estadio Nuevo Carlos Tartiere, atau sekitar 93 persen dari kapasitas stadion. Ini menjadi laga dengan penonton terbanyak di Eropa pada hari tersebut, jauh melampaui pertandingan lain seperti Swiss kontra Slovenia yang hanya dihadiri sekitar 10.000 orang.
Dengan hasil ini, Spanyol semakin kokoh di puncak klasemen sementara Grup 3 Liga A. Kemenangan atas Ceko menjadi kemenangan kesepuluh beruntun mereka, sekaligus menegaskan status juara dunia yang tengah dalam performa terbaik. Republik Ceko harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang lolos dari fase grup.
Secara keseluruhan, laga spain vs czechia menyajikan kombinasi kualitas individu, drama wasit, dan ketegangan hingga menit akhir. Spanyol layak menang, tetapi Ceko menunjukkan perlawanan yang patut diacungi jempol. Bagi Raya, malam di Oviedo menjadi pengingat bahwa bahkan kiper terbaik sekalipun bisa luput dari sorotan, meski kali ini wasit datang sebagai penyelamat.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: FootballGroundGuide, Samuel Ekow Amoasi Appiah, Shamanth Jayaram, UEFA Nations League

