Anggaran Terbatas, Program RT-Ku Terbaik di Loa Janan Ulu Kukar Diprediksi Baru Terealisasi Rp50 Juta

Foto: Istimewa

Anggaran Terbatas, Program RT-Ku Terbaik di Loa Janan Ulu Kukar Diprediksi Baru Terealisasi Rp50 Juta

Kalimantan Update – 21 Oktober 2026 | Pelaksanaan Program RT-Ku Terbaik Disesuaikan dengan Anggaran yang Disediakan Pemkab Kukar terus menjadi perhatian di Kecamatan Loa Janan Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Camat Loa Janan Ulu, Hery Rusnadi, menegaskan bahwa program tersebut tetap berjalan pada 2026 meski harus menyesuaikan diri dengan kondisi keuangan daerah yang sedang tidak longgar. Penyesuaian ini menjadi kunci agar kegiatan di tingkat rukun tetangga tetap dapat dirasakan masyarakat hingga penghujung tahun.

“Adapun pembayaran September dan Oktober masih dalam tahap pengusulan,” terang Hery saat ditemui di Samarinda, Selasa (20/10/2026).

Hery menyebutkan, pelaksanaan program tetap menjadi perhatian pemerintah kecamatan. Fokus utamanya adalah memastikan kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai kemampuan anggaran sampai akhir tahun. Pemerintah kecamatan tidak ingin program yang sudah disusun justru mangkrak karena keterbatasan fiskal.

Alokasi DPA Rp100 Juta, Realisasi Diperkirakan Separuh

Dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), Program RT-Ku Terbaik Disesuaikan dengan Anggaran yang Disediakan Pemkab Kukar dialokasikan sebesar Rp100 juta. Namun, dengan melihat kondisi fiskal daerah dan sisa waktu pelaksanaan tahun ini, anggaran yang diperkirakan dapat direalisasikan hanya sekitar Rp50 juta atau separuh dari pagu yang tersedia.

“Dengan kondisi fiskal kita sekarang dan melihat waktu yang tersedia, kemungkinan berat untuk merealisasikan sampai Rp100 juta. Kami memprediksi kemungkinan hanya sampai Rp50 juta dengan beberapa program yang ada di RT,” kata Hery.

Ia menjelaskan, perkiraan realisasi tersebut memperhitungkan kebutuhan honorarium yang telah dibayarkan sejak Januari hingga Oktober dan direncanakan berlanjut sampai Desember. Selain honorarium, anggaran juga dialokasikan untuk sejumlah kegiatan lain di lingkungan RT yang masih memungkinkan dilaksanakan hingga akhir tahun.

Komponen Keterangan
Pagu Anggaran (DPA) Rp100 juta
Perkiraan Realisasi 2026 Sekitar Rp50 juta
Realisasi Pembayaran Januari–Agustus 2026
Status Pembayaran September–Oktober dalam proses pengusulan
Peruntukan Honorarium dan kegiatan RT

Prioritas Kegiatan Jadi Strategi Penyesuaian

Hery menegaskan, penyesuaian dalam Program RT-Ku Terbaik Disesuaikan dengan Anggaran yang Disediakan Pemkab Kukar dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah agar pelaksanaan program tetap berjalan. Pengaturan kegiatan berdasarkan prioritas menjadi salah satu pertimbangan dalam memanfaatkan anggaran yang tersedia untuk mendukung aktivitas masyarakat di tingkat RT.

Dengan cara tersebut, kegiatan yang dinilai paling mendesak dan berdampak langsung bagi warga dapat didahulukan. Sementara kegiatan lain yang sifatnya tidak mendesak akan disesuaikan dengan sisa kemampuan anggaran dan waktu yang ada. Pendekatan ini dinilai lebih realistis dibanding memaksakan seluruh rencana kegiatan tanpa memperhitungkan kondisi fiskal.

Hery menuturkan, kegiatan yang telah berjalan merupakan bagian dari pelaksanaan program sepanjang tahun. Kegiatan berikutnya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan waktu yang tersedia. Pemerintah kecamatan berupaya menjaga ritme pelaksanaan agar program tidak terhenti di tengah jalan.

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah desa dan pengurus RT terus dilakukan untuk memastikan penyaluran manfaat program tepat sasaran. Setiap kegiatan yang dijalankan diharapkan benar-benar menjawab kebutuhan warga, bukan sekadar memenuhi target administratif.

Harapan Keberlanjutan Program Hingga Akhir Tahun

Melalui penyesuaian tersebut, pelaksanaan Program RT-Ku Terbaik Disesuaikan dengan Anggaran yang Disediakan Pemkab Kukar di Kecamatan Loa Janan Ulu diharapkan tetap berlangsung hingga akhir 2026. Pemerintah kecamatan menekankan pentingnya memperhatikan kebutuhan masyarakat serta keberlanjutan kegiatan yang telah direncanakan sejak awal tahun.

Meski realisasi anggaran diperkirakan tidak mencapai pagu penuh, keberadaan program ini tetap dinilai penting sebagai instrumen pendukung aktivitas masyarakat di tingkat paling bawah. Program RT-Ku Terbaik Disesuaikan dengan Anggaran yang Disediakan Pemkab Kukar menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah berupaya menyeimbangkan antara rencana kegiatan dan realitas keuangan yang ada.

Ke depan, transparansi dalam pelaporan realisasi anggaran menjadi hal yang perlu terus dijaga. Masyarakat berhak mengetahui sejauh mana program berjalan dan bagaimana anggaran dimanfaatkan. Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap pengelolaan program di tingkat kecamatan dapat tetap terjaga.

Sebagai penutup, penyesuaian anggaran dalam Program RT-Ku Terbaik Disesuaikan dengan Anggaran yang Disediakan Pemkab Kukar menunjukkan bahwa pelaksanaan program di daerah tidak bisa dilepaskan dari kondisi fiskal. Pemerintah Kecamatan Loa Janan Ulu memilih bersikap realistis dengan memprioritaskan kegiatan yang paling dibutuhkan warga. Langkah ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program hingga akhir tahun sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perencanaan anggaran yang lebih matang pada tahun berikutnya.