Drama 'Gol Fantasma' Cristiano Ronaldo di Liga Saudi: 982 Gol, tapi Rekor 1.000 Masih Tertunda
Kalimantan Update – 24 Oktober 2026 | Persaingan di liga saudi kembali menyajikan drama yang tak kalah menarik dari sepak bola Eropa. Bintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo, kembali menjadi sorotan setelah kontribusinya dalam kemenangan 3-1 atas Al Faisaly pada pekan kesebelas Liga Roshn Arab Saudi menuai kontroversi. Gol yang seharusnya menjadi torehan ke-982 dalam karier sang megabintang justru menjadi perdebatan sengit di kalangan pengamat statistik, sekaligus memperpanjang penantiannya menuju angka magis 1.000 gol.
Dalam laga yang digelar di kandang Al Faisaly, Al Nassr tampil dominan sejak awal. Tim asuhan pelatih ini membuka keunggulan pada menit keempat, sebelum Ronaldo menggandakan keunggulan pada menit ke-49 melalui sundulan memanfaatkan umpan matang dari rekan senegaranya, Joao Felix. Tuan rumah sempat memperkecil kedudukan lewat aksi Theo Bongonda, namun Angelo Gabriel memastikan kemenangan Al Nassr pada sepuluh menit terakhir pertandingan.
Kontroversi Gol Ke-982
Namun, keindahan kemenangan tersebut ternoda oleh perdebatan mengenai siapa yang sebenarnya mencetak gol kedua Al Nassr. Rekaman video menunjukkan Ronaldo menyambut umpan silang Joao Felix dengan sundulan tajam. Akan tetapi, penyedia data statistik OPTA mencatat gol tersebut sebagai gol bunuh diri pemain Brasil, Andrei Girotto, yang dianggap menyentuh bola lebih dulu sebelum masuk ke gawang.
Menariknya, pihak liga saudi dan manajemen Al Nassr tetap mengklaim gol itu sebagai milik Ronaldo, menjadikannya torehan ke-982 dalam karier sang pemain. Perbedaan interpretasi ini mengingatkan publik pada insiden serupa 16 tahun silam, ketika Ronaldo dan Pepe sempat ‘berbagi’ gol kontroversial di Anoeta. Kini, sejarah seolah terulang dalam perjalanan panjang menuju empat digit gol.
Keputusan Ronaldo untuk tidak mengambil trofi MVP dan menyerahkannya kepada rekan setim, Abdullah Al Hamdan, menunjukkan sisi kepemimpinan yang tetap ia junjung tinggi. Meski demikian, ambisi pribadinya untuk mencetak sejarah tak bisa disembunyikan. Dengan usia yang telah menginjak 41 tahun, ia masih menjadi mesin gol andalan di kompetisi liga saudi.
Peta Jalan Menuju 1.000 Gol
Hingga saat ini, Ronaldo telah mengoleksi 982 gol resmi sepanjang kariernya, tersebar di berbagai klub dan tim nasional. Berikut rincian torehan gol sang kapten Portugal tersebut:
- Sporting Lisbon: 5 gol
- Manchester United: 145 gol
- Real Madrid: 450 gol
- Juventus: 101 gol
- Al Nassr: 134 gol
- Tim Nasional Portugal: 146 gol
Dengan perhitungan tersebut, Ronaldo hanya membutuhkan 18 gol lagi untuk menjadi pesepak bola pertama dalam sejarah yang menembus angka 1.000 gol resmi. Musim ini saja, ia telah mencetak lima gol di liga saudi, termasuk tiga gol dalam empat pertandingan terakhirnya. Konsistensi ini menjadi modal berharga untuk mengejar target tersebut sebelum ia memutuskan gantung sepatu.
Persaingan Papan Atas Liga Saudi
Kemenangan atas Al Faisaly menjadi kemenangan ketiga beruntun bagi Al Nassr. Hasil ini membuat mereka tetap berada di posisi kedua klasemen dengan koleksi 25 poin, sama dengan pemuncak klasemen Al Qadsiah yang kini dilatih Brendan Rodgers. Al Qadsiah sendiri memiliki mesin gol tajam, Mateo Retegui, yang telah mencetak sembilan gol musim ini.
Ketatnya persaingan di liga saudi tidak hanya terjadi di papan atas. Klub lain seperti Al Hilal juga menunjukkan performa impresif. Gabriel Martinelli, bintang asal Brasil, tampil gemilang dengan mencetak gol keenamnya musim ini dalam pertandingan keempat berturut-turut. Rekan setimnya, Ollie Watkins, justru menjadi kreator utama dengan torehan lima assist, mengungguli Joao Felix dan Mourad Batna yang masing-masing mencatat empat assist.
Sementara itu, Georginio Wijnaldum akhirnya kembali mencetak gol setelah absen sekitar lima bulan. Gelandang asal Belanda itu menyumbang satu gol melalui titik penalti dalam kemenangan 2-0 Al Ittihad atas Al Diriyah. Gol tersebut menjadi yang pertama baginya bersama Al Ittihad di liga saudi setelah bergabung secara gratis pada bursa transfer musim panas lalu.
Kesimpulan
Drama ‘gol fantasma’ yang melibatkan Cristiano Ronaldo menambah bumbu menarik dalam perjalanan kompetisi liga saudi musim ini. Terlepas dari perdebatan statistik, satu hal yang pasti: Ronaldo masih menjadi magnet utama yang menyedot perhatian dunia terhadap sepak bola Arab Saudi. Dengan 18 gol tersisa menuju angka 1.000, setiap pertandingan Al Nassr kini berubah menjadi panggung sejarah yang dinanti-nantikan. Sementara itu, persaingan gelar yang kian ketat antar klub papan atas memastikan bahwa liga saudi akan terus menjadi tontonan menarik hingga akhir musim.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber: MARCA, Goal Indonesia, Diez, Caracol Radio
