Borneo FC ke Perempat Final AFC Challenge League, Sejarah Baru Sepak Bola Indonesia [titlebase]
Kalimantan Update – 24 Oktober 2026 | Borneo FC ke perempat final AFC Challenge League, sejarah baru sepak bola Indonesia [titlebase] terukir setelah Pesut Etam menyapu bersih fase Grup D dengan dua kemenangan dari dua pertandingan. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi klub asal Samarinda tersebut dalam debut perdana mereka di kompetisi Asia, sekaligus mencatat rekor sebagai klub Indonesia pertama yang menutup fase grup AFC Challenge League (ACGL) dengan hasil sempurna.
Kepastian langkah Borneo FC ke perempat final AFC Challenge League, sejarah baru sepak bola Indonesia [titlebase] diraih setelah tim asuhan Mauro Jeronimo menundukkan wakil Taiwan, Tainan City FC, dengan skor 3-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (21/10/2026) malam WIB. Sebelumnya, Pesut Etam membuka perjalanan mereka dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas wakil Myanmar, Yangon United.
Kemenangan dramatis atas Tainan City menjadi bukti mentalitas juang skuad Borneo FC. Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Kim Sang-jun pada menit ke-11, anak asuh Mauro Jeronimo bangkit pada babak kedua. Tiga gol kemenangan dilesakkan oleh Juan Felipe Villa (57′), Kablan N’Goma (57′), dan Amar Brkic (82′). Hasil ini memastikan Borneo FC mengoleksi enam poin dari dua laga dan mengunci puncak klasemen akhir Grup D.
Pujian Pelatih atas Mentalitas Pemain
Pelatih Kepala Borneo FC, Mauro Jeronimo, mengaku bangga dengan mentalitas anak asuhnya yang mampu bangkit untuk mengamankan kemenangan. Menurut pelatih asal Portugal itu, keberhasilan menyelesaikan fase grup dengan dua kemenangan sekaligus menjadi tim pertama dari Indonesia yang melakukannya merupakan kebanggaan tersendiri.
“Kami tentu merasa bangga dengan hasil laga ini, karena kami mampu mendapatkan apa yang kami inginkan, yaitu lolos ke perempat final, dan ini adalah target kami,” ujar Mauro dalam konferensi pers seusai laga. Meski demikian, ia mengingatkan para pemain agar tidak cepat berpuas diri karena perjalanan masih panjang.
“Ini baru awal. Banyak hal yang harus kami perbaiki karena musim ini akan panjang dan berat. Namun, yang paling penting kami berhasil mencapai target utama, yaitu lolos ke perempat final,” tegasnya. Pencapaian Borneo FC ke perempat final AFC Challenge League, sejarah baru sepak bola Indonesia [titlebase] ini diharapkan menjadi suntikan motivasi berharga bagi Diego Michiels dan kawan-kawan.
Modal Penting Menuju Super League
Keberhasilan menembus babak delapan besar kompetisi Asia menjadi modal kepercayaan diri bagi Pesut Etam untuk menghadapi persaingan BRI Super League 2026/2027. Aura positif ini diharapkan mampu menjaga konsistensi performa tim di kancah nasional. Usai menuntaskan misi internasional, Borneo FC kini mengalihkan fokus penuh ke lanjutan kompetisi domestik.
Pesut Etam dijadwalkan melakoni laga tandang melawan PSS Sleman pada Rabu (28/10/2026) pukul 15.30 WIB. Kemenangan di laga domestik menjadi target berikutnya demi menjaga posisi di papan atas klasemen, sebelum kembali bertarung di babak perempat final ACGL yang dijadwalkan bergulir pada Maret 2027 mendatang.
Potensi Lawan di Perempat Final
Sebagai informasi, AFC Challenge League 2026/2027 dibagi menjadi dua wilayah berbeda, yakni Regional Barat (West Region) dan Regional Timur (East Region). Regional Timur hanya menyisakan dua grup, yaitu Grup D dan Grup E. Di babak perempat final nanti, Borneo FC berpotensi menghadapi tim yang masih berebut tiket dari Grup E, yang dihuni wakil-wakil dari Filipina dan Myanmar.
Berikut ringkasan perjalanan Borneo FC di fase Grup D AFC Challenge League 2026/2027:
| Laga | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|
| Pertandingan 1 | Yangon United (Myanmar) | 2-0 | Menang |
| Pertandingan 2 | Tainan City FC (Taiwan) | 3-1 | Menang |
Dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan, Borneo FC tampil sebagai juara Grup D dan memastikan tempat di babak delapan besar. Capaian ini menjadi tinta emas dalam penampilan perdana mereka di pentas sepak bola Asia.
Secara keseluruhan, keberhasilan Borneo FC ke perempat final AFC Challenge League, sejarah baru sepak bola Indonesia [titlebase] menunjukkan bahwa klub-klub Tanah Air mampu bersaing di level kontinental. Prestasi ini tidak hanya membanggakan publik Samarinda, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sepak bola nasional untuk terus berkembang dan berprestasi di kancah internasional. Kini, seluruh mata tertuju pada langkah Pesut Etam di babak delapan besar, dengan harapan mampu melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama Indonesia di pentas Asia.
