Oknum Polisi Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan Uang Dari Kenalannya, Korban Rugi Puluhan Juta

- Senin, 13 Mei 2024 | 17:43 WIB
Ilustrasi oknum polisi. (Ist)
Ilustrasi oknum polisi. (Ist)

KALIMANTAN UPDATE - Oknum anggota Polsek Sukomanunggal diduga melakukan penipuan dan penggelapan terhadap Indah Astuti (25) warga Kampung Malang, Surabaya sekitar pertengahan Januari 2024 lalu.

Indah mengutarakan, mulanya dia berkenalan dengan terlapor inisial F (30) pada akhir November 2023 lewat media sosial. Setelah berkenalan dengan korban, F rupanya sempat meminjam uang senilai Rp14 juta.

"Punya masalah sebelumnya, utang piutang. Uang saya itu dibawa Rp14 juta,” kata Indah ditemui suarasurabaya.net, Minggu (12/5/2024) sore.

Baca Juga: Mantan Casis Bintara AL Sudah Lama Meninggal Dibunuh Hingga Keluarga Diperas Oleh Oknum Polisi Militer Pangkalan AL di Nias

 

Karena utang yang tidak kunjung dibayar, korban terus menagih kepada F. Akhirnya mereka berdua sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Korban kemudian diminta untuk datang ke rumah F di kawasan Pondok Benowo Indah pada Sabtu (13/1/2024) untuk membahas masalah tersebut. Korban saat itu datang membawa sepeda motor sekitar pukul 21.00 WIB.

"Akhirnya kami ngobrol. Dia ajak ke rumahnya. Lalu (tiba-tiba) dia mau pinjam motor saya (alasan) mau beli rokok,” jelasnya.

Baca Juga: Dugaan Oknum Polisi Sulut Komentari Mampus Usai Video Korban Marapi Sumbar Butuh Pertolongan

F kemudian membawa motor korban pergi ke luar. Namun, Indah justru dikunci dari luar rumah. Terlapor pun tidak kunjung kembali sampai larut malam dan korban terus menghubunginya sampai bateri handphone-nya habis, namun terduga pelaku belum kembali.

"Dia meminjam motor untuk membeli rokok di daerah rumahnya, setelah itu saya ditinggal. Motor itu dibawa sampai detik ini,” tuturnya.

Indah akhirnya berada di dalam rumah F hingga Minggu (14/1/2024) pagi. Korban yang diselimuti rasa cemas sepanjang malam akhirnya berusaha mengotak-atik pintu rumah hingga terbuka dan keluar dengan cara memanjat pagar.

Baca Juga: Oknum Jaksa dan Oknum Polisi Jadi Tersangka Atas Dugaan Terima Suap Dari Terdakwa Narkoba

Korban pun segera mengubungi keluarganya untuk minta dijemput dan mencoba kembali menghubungi F. Sesudah itu, ia baru mengetahui bahwa motornya digadaikan oleh F.

"Motor itu dibawa sampai detik ini. Dia memberi tahu saya bahwa motor itu digadaikan. Akhirnya saya memutuskan, kalau memang digadai, di mana, biar saya tebus. Supaya masalah tidak berlarut,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Suarasurabaya.net

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X