KALIMANTAN UPDATE - Oknum anggota Polsek Sukomanunggal diduga melakukan penipuan dan penggelapan terhadap Indah Astuti (25) warga Kampung Malang, Surabaya sekitar pertengahan Januari 2024 lalu.
Indah mengutarakan, mulanya dia berkenalan dengan terlapor inisial F (30) pada akhir November 2023 lewat media sosial. Setelah berkenalan dengan korban, F rupanya sempat meminjam uang senilai Rp14 juta.
"Punya masalah sebelumnya, utang piutang. Uang saya itu dibawa Rp14 juta,” kata Indah ditemui suarasurabaya.net, Minggu (12/5/2024) sore.
Karena utang yang tidak kunjung dibayar, korban terus menagih kepada F. Akhirnya mereka berdua sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.
Korban kemudian diminta untuk datang ke rumah F di kawasan Pondok Benowo Indah pada Sabtu (13/1/2024) untuk membahas masalah tersebut. Korban saat itu datang membawa sepeda motor sekitar pukul 21.00 WIB.
"Akhirnya kami ngobrol. Dia ajak ke rumahnya. Lalu (tiba-tiba) dia mau pinjam motor saya (alasan) mau beli rokok,” jelasnya.
Baca Juga: Dugaan Oknum Polisi Sulut Komentari Mampus Usai Video Korban Marapi Sumbar Butuh Pertolongan
F kemudian membawa motor korban pergi ke luar. Namun, Indah justru dikunci dari luar rumah. Terlapor pun tidak kunjung kembali sampai larut malam dan korban terus menghubunginya sampai bateri handphone-nya habis, namun terduga pelaku belum kembali.
"Dia meminjam motor untuk membeli rokok di daerah rumahnya, setelah itu saya ditinggal. Motor itu dibawa sampai detik ini,” tuturnya.
Indah akhirnya berada di dalam rumah F hingga Minggu (14/1/2024) pagi. Korban yang diselimuti rasa cemas sepanjang malam akhirnya berusaha mengotak-atik pintu rumah hingga terbuka dan keluar dengan cara memanjat pagar.
Baca Juga: Oknum Jaksa dan Oknum Polisi Jadi Tersangka Atas Dugaan Terima Suap Dari Terdakwa Narkoba
Korban pun segera mengubungi keluarganya untuk minta dijemput dan mencoba kembali menghubungi F. Sesudah itu, ia baru mengetahui bahwa motornya digadaikan oleh F.
"Motor itu dibawa sampai detik ini. Dia memberi tahu saya bahwa motor itu digadaikan. Akhirnya saya memutuskan, kalau memang digadai, di mana, biar saya tebus. Supaya masalah tidak berlarut,” tuturnya.
Artikel Terkait
Dugaan Mega Korupsi di BRA, Ketua Himpunan Pembudidaya Ikan Laut Sebut Gubernur Aceh Harus Bertanggung Jawab
Kecanduan Judi Online, Sebabkan Ratusan Pasutri Cerai di Jawa Timur
Kecelakaan Bus di Subang Diduga Rem Blong, Belasan Orang Tewas Hingga Puluhan Alami Luka-luka
Puluhan Orang Dilaporkan Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di Sumbar
Banyak Kursi Kades di Bojonegoro Alami Kekosongan, Kebanyakan Gegara Terjerat Kasus Korupsi
Direktur Eksekutif Indikator Politik Ingatkan Jokowi Perlu Hati-Hati Dalam Pemilihan Pansel Capim KPK
Jika Maju di Pilgub Jakarta 2024, Mahasiswi Ini Bakal Dukung Penuh Anies Baswedan dan Yakin Menang
Soal Peti Jenazah Dipungut Biaya Saat Masuk ke RI, Inilah Hal-hal yang perlu untuk Diketahui
Hasil Piala Asia U17 Wanita 2024: Korea Utara Ganyang Tim Garuda Pertiwi Muda Dengan Skor Akhir 9-0
Klasemen Grup A Piala Asia U 17 2024: Korea Utara dan Korea Selatan Lolos, Indonesia Angkat Kaki
Klasemen Grup B Piala Asia U 17 2024: Jepang dan China Masuk Semi Final
ASI Diolah Jadi Bubuk Viral di Medsos, Amankah Untuk Bayi?
Zodiak Hari Ini, 13 Mei 2024 Lengkap: Jangan Lupa Persahabatanmu Selama Ini Aquarius, Hadapi Tantangan Dengan Percaya Diri Pisces
Kodim 1022/Tanah Bumbu Terima Hibah Ambulans dari BRI Cabang Batulicin
Viral Remaja Pria Disekap 5 Janda di Agam Sumbar, Berikut Penjelasannya