Gegara Gaji Sisa 800 Ribu, Seorang Polwan Nekat Bakar Hidup-hidup Suaminya Sesama Anggota Polisi Hingga Tewas

- Minggu, 9 Juni 2024 | 17:52 WIB
Potret Briptu Fadhilatun Nikmah, sosok Polwan nekat bakar sang suami juga sesama Polisi hingga tewas. (ist)
Potret Briptu Fadhilatun Nikmah, sosok Polwan nekat bakar sang suami juga sesama Polisi hingga tewas. (ist)

KALIMANTAN UPDATE - Belakangan ini sempat heboh kembali di kalangan Kepolisian, kasus penganiayaan  hingga  berujung pembunuhan diduga gegara masalah ekonomi jadi sorotan publik.

Adapun kasus yang terjadi baik korban dan pelaku merupakan sesama anggota Polisi, Briptu Fadhilatun bertugas di Polres Mojokerto, sedangkan briptu Rian bertugas di Polres Jombang.

Diketahui keduannya merupakan pasangan suami istri, korban bernama Briptu Rian Dwi Wicaksono (27) dan Pelaku bernama Briptu Fadhilatun Nikmah (28).

Potret pasangan suami istri Briptu Rian Dwi Wicaksono dam Briptu Fadhilatun Nikmah, dimana sosok Polwan ini viral usai aniaya hingga tewas sang suami.
Potret pasangan suami istri Briptu Rian Dwi Wicaksono dam Briptu Fadhilatun Nikmah, dimana sosok Polwan ini viral usai aniaya hingga tewas sang suami. (X @dhemit-is_back @ahmad_bellamy/edited by rnr)
Baca Juga: Viral Netizen Korea Selatan Berkomentar Rasis ke Warga Indonesia: Mulai Sebut Monyet Pribumi Hingga Agama Islam

Lokasi kejadian Briptu Fadhilatun Nikmah nekat berencana menganiaya sang suami Briptu Rian Dwi Wicaksono di kompleks Asrama Polisi Kota Mojokerto, Jalan Pahlawan, Sabtu (8/6).

Pelaku sempat memborgol korban hingga membakarnya hidup-hidup, sehingga meninggal dunia akibat sepenuhnya luka bakar didapati.

Briptu Fadhilatun juga sempat mengancam sang suami bahwa ia akan membakar anak-anak mereka hidup-hidup.

Baca Juga: Oknum Polisi Tipu Petani Ratusan Juta Dengan Berdalih Bisa Masukkan Anaknya Jadi Polwan, Dua Sudah Dipecat Satu Masih Dalam Penyelidikan

Berdasarkan dari laporan polisi nomor LP/A/ 18 /VI/2024/Spkt/Polres Mojokerto Kota/Polda Jawa Timur menjelaskan kronologi kejadian itu.

Bermula sekira pukul 09.00 terduga pelaku melakukan pengecekan ATM milik suaminya dan didapati gaji 13 senilai Rp 2,8 juta tersisa tinggal Rp 800 ribu.

Setelah itu, Briptu Dila, panggilan Fadhilatun, menghubungi korban untuk menanyakan soal uang yang terkuras dan memintanya kembali ke rumah di asrama.

Baca Juga: Viral Oknum Polwan Kepergok Ngamar Bareng Dengan Senior di Hotel Surabaya, Sang Suami Merupakan Anggota TNI

Sebelum korban pulang, terduga pelaku membeli bensin dalam botol air mineral. Ia kemudian mengirim foto botol tersebut ke suaminya.

"Apabila tidak pulang semua anak-anaknya akan dibakar" bunyi laporan tersebut.

Briptu Rian pun menuruti permintaan istrinya. Ia segera pulang ke asrama di Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X