Celine Dion Ceritakan Pengalamannya Idap Stiff Person Syndrome Melalui Film Dokumenter I am Celine Dion

- Minggu, 7 Juli 2024 | 12:10 WIB
Celine Dion saat tampil di Grammy Awards. (Youtube/Entertainment Tonight )
Celine Dion saat tampil di Grammy Awards. (Youtube/Entertainment Tonight )

KALIMANTAN UPDATE - Mengidap penyakit langka stiff person syndrome, penyanyi Celine Dion ceritakan perjuangannya melalui film dokumenter berjudul I Am: Celine Dion.

Film dokumenter I Am: Celine Dion ditayangkan perdana pada 25 Juni 2024 di platform layanan streaming Prime Video.

 

Dikutip dari Antara, film dokumenter yang disutradarai oleh Irene Taylor itu membawa penonton mengikuti perjalanan Celine Dion, termasuk perjuangan sang penyanyi melawan stiff person syndrome atau SPS serta tekadnya agar bisa terus menjadi penyanyi.

Baca Juga: Profil dan Biodata Didit Hediprasetyo, Putra Tunggal Prabowo dan Titiek Jadi Perancang Desain Jersey Timnas Indonesia Untuk Olimpiade Paris 2024

Ditulis laman People, Senin 17 Juni 2024, dengan haru Dion memperkenalkan film dokumenter mendatang yang berfokus pada hidupnya dan merupakan ucapan terima kasih kepada orang-orang yang telah mendukungnya.

Pada pemutaran perdana I Am: Celine Dion di New York City, ia mengucapkan terima kasih kepada dokternya, Dr. Amanda Piquet , dan pembuat film dokumenter, Irene Taylor Brodsky. Penyanyi berusia 56 tahun itu juga mengatakan kepada hadirin bahwa itu adalah penonton terbesar yang pernah dia hadiri selama bertahun-tahun.

 

“Tentu saja, saya tidak akan berada di sini tanpa kasih sayang dan dukungan setiap hari dari anak-anak saya yang luar biasa,” kata dia seperti dilansir dari Antara, Selasa, 18 Juni 2024.

"Terima kasih, René-Charles. Terima kasih, Nelson. Terima kasih, Eddy. Terima kasih banyak,” Ujar Dion sambil tetap memberikan tepuk tangan meriah kepada penonton.

Baca Juga: Dua Tambahan Pemain Naturalisasi Untuk Tim Garuda Pertiwi, Ada Sydney Hopper dan Amira Dahl

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para penggemarnya atas perhatian dan dukungan kepadanya. Lebih lanjut, salah satu cerita yang akan disajikan di film ini adalah ketika Dion mempelajari tentang kondisi dirinya dan membandingkan dengan sebuah apel.

Dari analogi itu, penyanyi asal Kanada ini tidak ingin para penggemar tetap menantinya meskipun nanti dia tidak seindah apel lagi. Namun pesan penggemar menggetarkan hatinya bahwa mereka tidak melihat sisi buruk Dion namun sebuah kebenaran tentang Dion.

"Saya tidak percaya betapa beruntungnya saya memiliki teman-teman dalam hidup saya,” katanya sambil menyeka air mata.

"Terima kasih kepada kalian semua dari lubuk hati saya yang terdalam karena telah menjadi bagian dari perjalanan saya. Film ini adalah surat cinta saya untuk Anda masing-masing. Saya berharap dapat bertemu kalian lagi segera,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Tempo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X