Usai Viral Kasus Bullying Dialami Dokter Muda Spesialis PPDS di Undip, Terungkap Lainnya Istri Residen Kasi Jatah Untuk Seniornya

- Minggu, 18 Agustus 2024 | 11:45 WIB
Cuitan akun Twitter @sunwookimz terkait isu dokter senior lecehkan istri residen (Tangkap layar Twitter @sunwookimz)
Cuitan akun Twitter @sunwookimz terkait isu dokter senior lecehkan istri residen (Tangkap layar Twitter @sunwookimz)

KALIMANTAN UPDATE - Usai viral meninggalnya peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) dugaan akibat bullying/perundungan.

Selain polemik soal bullying di kalangan calon dokter spesialis pun jadi sorotan publik di media sosial. Ada juga dugaan kasus lainnya mulai dari bentuk paksaan untuk makan 5 bungkus nasi padang dilakukan seorang dokter senior terhadap juniornya.

Hingga adanya dugaan 'jatah' istri residen untuk para seniornya. Hal ini dilakukan agar para suami yang sedang menempuh pendidikan spesialis tidak mendapatkan bullying/perundungan.

Baca Juga: Dokter Spesialis Obsgyn Bagikan Cerita Seorang Bocil SD Sudah Berani Gemar Tidur Bareng Pasangannya

 

Merespons hal ini, Kepala Biro Komunikasi Kemenkes RI, dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah dua hal tersebut memang benar adanya. Pasalnya, Kemenkes masih belum menerima laporan terkait hal tersebut.

"Kalau laporannya belum ada yang melaporkan ya," ujar dr Nadia ketika dihubungi detikcom, Sabtu (17/8/2024).

Meskipun begitu, Kemenkes menegaskan akan mendalami dua kasus yang tengah viral tersebut. dr Nadia mengatakan pihaknya akan melakukan pendalaman terkait hal tersebut, terlebih jika perundungan itu terjadi di rs vertikal Kemenkes.

Baca Juga: Tak Kuat Menahan Bullying, Peserta Didik PPDS Undip Aulia Risma Lestari Nekat Bunuh Diri

"Ini sedang kita investigasi juga ya, apalagi kalau ini berada di RS vertikal Kemkes," kata dr Nadia.

"Makannya, kami akan perdalam," tegasnya.

Kemenkes juga berjanji akan memberikan sanksi tegas jika perundungan di lingkungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) ini benar-benar terbukti. Saat ini proses investigasi dari pihak Kemenkes juga sedang berjalan.***

Editor: Syaifullah

Sumber: detikHealth

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X