Hal-hal Yang Perlu DIketahui Tentang Isi Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Naskah Asli Sempat Terbuang

- Jumat, 16 Agustus 2024 | 21:32 WIB
Burhanuddin Mohammad Diah, seorang wartawan yang menemukan naskah asli teks proklamasi dari tempat sampah. (TOPMedia.co.id / Istimewa)
Burhanuddin Mohammad Diah, seorang wartawan yang menemukan naskah asli teks proklamasi dari tempat sampah. (TOPMedia.co.id / Istimewa)

KALIMANTAN UPDATE - Tepat pada tanggal 17 Agustus 2024, Indonesia memperingati hari kemerdekaan ke 79, dimana selama puluhan tahun memiliki sejarah pilu dan panjang untuk diceritakan.

Salah satunya terkait teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan disertai beberapa fakta-fakta yang mengiringinya.

1. Isi Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Perlu diketahui terdapat dua versi dalam naskah proklamasi. Teks proklamasi dirumuskan oleh tiga tokoh nasional, yaitu Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebardjo. Versi asli ditulis tangan oleh Presiden pertama RI, Ir Soekarno:

Baca Juga: Sejarah 16 Agustus di Indonesia: Mulai Dari Proklamasi Awal Direncanakan Hingga Peristiwa Rengasdengklok

"Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal2 jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja. Djakarta, 17-08-05. Wakil2 bangsa Indonesia."

Sementara, terdapat versi baru yang dalam bentuk sudah diketik. Ketika naskah telah disetujui, teks proklamasi diketik oleh Sayuti Melik sebagai berikut:

"Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan Kemerdekaan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja. Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05. Atas nama bangsa Indonesia. Soekarno/Hatta."

2. Naskah Asli Proklamasi Sempat Dibuang

Baca Juga: Kumpulan Puisi Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 79, Bisa Jadi Referensi Lomba Hingga Cocok Dibagikan ke Medsos

Sebuah rumah di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta menjadi tempat pembacaan teks proklamasi. Setelah itu, naskah Proklamasi yang asli tulisan Ir Soekarno sudah tidak dipakai lagi dan sempat dibuang.

2. Seorang Wartawan Menyimpan Naskah Asli Proklamasi

Naskah Proklamasi yang asli tersebut sempat ditemukan dan disimpan oleh seorang wartawan bernama Burhanudin Mohamad Diah (B.M. Diah). Laman Kemendikbud menyebut, naskah asli Proklamasi yang dikira sudah lenyap itu diselamatkan B.M. Diah dan disimpannya selama 48 tahun hingga akhirnya diserahkan kepada Presiden Soeharto pada tahun 1993.

Kala itu, B.M. Diah sudah pensiun dan menginjak usia 75 tahun. Ia lalu menyerahkan naskah asli Proklamasi tersebut melalui Menteri Sekretaris Negara yang kala itu dijabat oleh Moerdiono (1988-1998). Moerdiono pun memberikannya kepada Noerhadi Magetsari (1992-1998), seorang dosen dan arkeolog Indonesia, untuk disimpan di ANRI.

Baca Juga: Kumpulan Link Twibbon HUT Kemerdekaan RI ke 79 2024, Cocok Dibagikan di TikTok Instagram Hingga Facebook

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: detikjabar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X