Gegara Stiker Sekolah Hilang, Seorang Ibu Cambuk dan Pukul Anak Perempuannya Berusia 6 Tahun

- Jumat, 27 September 2024 | 08:06 WIB
Tampang Ibu yang Tega Melakukan Penganiayaan Anaknya dengan Mencambuk Menggunakan Tali Ikat Pinggang ((Instagram/ @langkatupdate)))
Tampang Ibu yang Tega Melakukan Penganiayaan Anaknya dengan Mencambuk Menggunakan Tali Ikat Pinggang ((Instagram/ @langkatupdate)))

KALIMANTAN UPDATE - Belum lama media sosial akhiri soal video syur Guru dan Siswi di Gorontalo, medsos kembali dihebohkan dengan kabar penganiayaan keji dan biadap dilakukan seorang ibu kepada anak peremuannya.

Dimana korban penganiayaan dan kekerasan ini sendiri merupakan Siswi Sekolah Dasar (SD) di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) berinisial K (6) mendapat perlakuan tak mengenakkan dari sang Ibu berinisal DF (38).

Adapun kejadian ini bermula soal stiker sekolah yang hilang, dimana membuat sang ibu kesal dan marah sehingga membuatnya menganiaya dan memarahi korban anaknya sendiri.

Ibu muda di Sumatera Utara tertangkap kamera cambuk anak kandungnya sendiri yang masih SD.
Ibu muda di Sumatera Utara tertangkap kamera cambuk anak kandungnya sendiri yang masih SD. (X/@Heraloebss)
Baca Juga: Suasana Rapat KPU Terlihat Mewah dan Megah Berhasil Mengalahkan Pemimpin Dunia

Korban tak hanya dicambuk menggunakan tali ikat pinggang, juga memukul badannya, ada juga memijak perutnya berdasarkan dari rekaman CCTV yang ada.

Selain itu ada korban lainnya yakni anak laki-lakinya berinisial V (11) atau abang dari si gadis perempuan berinisial F.

Namun korban anak perempuan yang lebih parah ketimbang anak laki-lakinya, bahkan sampai dilarikan ke tempat penitipan anak  untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, terutama trauma healing. Dan untuk anak laki-lakinya dititipkan kepada ayah mereka.

Baca Juga: Awal Mula Pasya Pratiwi Toiti Menyukai Guru David Hakim, Sering Diberikan Perhatian dan Tugas Sekolah Dikerjakan

Penganiayaan tersebut terjadi di rumah pelaku dan korban di Jalan Pasar 1, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (20/9). Dan menurut keterangan didapatkan pihak polisi penganiayaan itu seringkali dilakukan sang ibu.

Kapolrestabes Medan Kombes Teddy Jhon Sahala Marbun mengatakan kejadian miris itu terungkap usai guru korban melihat punggung korban mengalami luka-luka. Setelah itu, peristiwa itu dilaporkan kepada petugas Polrestabes Medan.

Usai menerima informasi itu, petugas Unit PPA Satreskrim Polrestabes Medan turun ke lokasi dan mengamankan pelaku pada Sabtu (21/9). Kemudian, pelaku dibawa ke Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Biodata dan Profil Tia Rahmania Jadi Sorotan Publik Pasca Mendadak Batal Dilantik DPR Karena Dipecat PDIP

Teddy menyebut bahwa pelaku ini merupakan seorang janda yang telah empat tahun bercerai dengan suaminya.

"(Motif) mungkin kesal, biasa kalau seorang ibu lagi banyak beban pasti pelampiasannya adalah kepada anak," sambungnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: detikSumut

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X