Mahasiswa Unnes Asal Kalbar Ditemukan Tewas Tergantung Dalam Kosnya, Alasan Bundir Diduga Terlilit Pinjol

- Jumat, 4 Oktober 2024 | 07:57 WIB
Pihak kepolisian saat mendatangi tempat kos mahasiswa UNNES pada Kamis, 3 Oktober 2024 (Instagram/@infokejadian_semarang)
Pihak kepolisian saat mendatangi tempat kos mahasiswa UNNES pada Kamis, 3 Oktober 2024 (Instagram/@infokejadian_semarang)

KALIMANTAN UPDATE - Media Sosial dihebohkan dengan kabar seorang Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) bunuh diri.

Belum ditemukan alasan Mahasiswa itu bunuh diri, tapi banyak mengatakan dirinya terlilit Pinjaman Online (Pinjol).

Namun di lokasi tempat dirinya menghembuskan nafas terakhirnya ditemukan sepucuk buku diary bergaris, dalam isi dituliskannya ia meminta maaf telah melakukan bunuh diri.

Baca Juga: Sebelum Berhubungan Seks Dengan Siswi SMP Viral, Siswa SMA Sudah Keluar Dari Sekolah dan Ingin Pindah ke Pesantren

 

Itulah pesan terakhir mahasiswa semester 5 Teknik Informatika Universitas Negeri Semarang (Unnes) bernama Very Ivandi Sinaga (20), sebelum nekat gantung diri, Kamis (3/10/2024).

Very gantung diri untuk mengakiri hidupnya dengan cara melilitkan tali/kabel Wi-Fi di kusen pintu kamar kos milik Kurniyati di Gang Pisang RT 02 RW 03, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Diketahui Very ini merupakan pemuda asal Kelurahan Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Baca Juga: Bus Wisata Sekolah Dengan Ban Meletus dan Terbakar Menewaskan Banyak Siswa Guru

Lebih lanjut masih tentang korban, menurut teman satu kos korban bernama Donny Satria Utama (34), kepada wartawan mengatakan, korban Very baru satu tahun tinggal di kos tersebut.

Korban diketahui alumnus SMA Imanuel Pontianak, Kalimantan Barat. Menurutnya Very dikenal sebagai mahasiswa yang tertutup, jarang sekali berinteraksi dengan penghuni kos lainnya.

Donny menceritakan, sebelum korban ditemukan gantung diri, dirinya keluar untuk membeli makan. Nah, saat kembali ke kos, dia terkejut saat dilapori kejadian tersebut.

Baca Juga: Sistem Penilaian Terbaru di PPPK 2024 Tak Gunakan Passing Grade, MenPAN RB: Pelamar Dinyatakan Lulus Jika Berperingkat Terbaik

Diakui, selama ini dirinya jarang bertemu dengan Very meski tinggal dalam satu kos. Biasanya Donny bertemu saat Very ke kamar mandi luar. Ia mengaku bertemu korban terakhir kali sekitar dua atau seminggu lalu. Saat itu, korban habis dari kamar mandi dan sempat disapanya.

Menurut pengakuan Donny, selama ini korban suka bermain game di dalam kamar. Setiap subuh, ia selalu mendengar suara Very masih bermain game. Namun dirinya tidak tahu apa yang dimainkan oleh Very.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: radarmagelang.jawapos.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X