Siswa SMK di Semarang Tewas Ditembak Polisi Diduga Terlibat Tawuran, Kapolrestabes Buka Suara

- Selasa, 26 November 2024 | 10:34 WIB
Ada dua siswa SMK lainnya yang terluka diduga ikut ditembak oknum polisi di Semarang.  (istimewa)
Ada dua siswa SMK lainnya yang terluka diduga ikut ditembak oknum polisi di Semarang. (istimewa)

KALIMANTAN UPDATE - Siswa SMK Negeri anggota Paskibra di Semarang berinisial GR (17) disebut terlibat tawuran antarkelompok hingga berakhir meninggal tertembak saat dilerai polisi pada Minggu (24/11/2024).

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengungkapkan peristiwa itu terjadi di sekitar jalan Perumahan Paramount, Semarang Barat, Minggu. Irwan mengatakan semula terjadi tawuran antara geng Tanggul Pojok melawan geng Seroja.

Korban penembakan merupakan anggota geng Tanggul Pojok. Dia menyebutkan, para remaja melawan polisi saat dilerai hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas berupa tembakan kepada gengster tersebut.

Siswa kelas XI SMK N 4 Semarang berinisial GRO, yang juga anggota Paskibra, meninggal dunia setelah diduga ditembak oleh aparat polisi
Siswa kelas XI SMK N 4 Semarang berinisial GRO, yang juga anggota Paskibra, meninggal dunia setelah diduga ditembak oleh aparat polisi
Baca Juga: Polisi Tembak Polisi Gegara Tambang Ilegal, Pelaku Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar Melarikan Diri

"Saat kedua kelompok gangster ini melakukan tawuran, muncul anggota polisi. Kemudian dilakukan upaya untuk melerai. Namun, ternyata anggota polisi informasinya diserang, sehingga dilakukan tindakan tegas," ujar Irwan saat diwawancarai di markasnya, Senin (25/11/2024) malam.

Dia membeberkan korban terkena tembakan di bagian pinggul. Lalu anggota gengster lawan membantu melarikan korban ke RSUP Kariadi Semarang bersama polisi.

"Yang tertembak itu korban terkena pinggulnya. Ketika dibawa ke rumah sakit ini yang menolong justru dari kelompok lawannya, kelompok Saroja, plus yang anggota kita ini yang membawa ke RSUP Kariadi," lanjut dia.

Baca Juga: Sempat Tolak Laporan Kecelakaan 2023 Hingga Ada Anggota Polisi Arogan, Kini Pihak Polda Metro Jaya Meminta Maaf Kepada Lachlan Gibson

Oleh karena itu berita duka baru diberitahukan kepada keluarga korban di keesokan harinya lantaran identitas baru diketahui.

"Makanya sampai malam, sampai jam 10.00 pagi kan belum diketahui identitasnya, dari kelompok Seroja juga ndak mengenali," imbuh Irwan.

Dia menyebut korban membawa sajam saat kejadian, tapi saat ini barang bukti tersebut telah diamankan polisi. Sementara itu dia juga masih mendalami penyebab kematian korban dengan menunggu hasil visum dari rumah sakit.

"Nanti saya masih menunggu hasil visum dari rumah sakit, tapi sepertinya ada luka tembak," ungkap dia.

Baca Juga: 9 Polisi Diperiksa Propam Imbas Temuan Sejumlah Mayat Remaja Pria di Kali Bekasi

Informasinya yang dia peroleh, saat peristiwa terjadi pukul 01.00 WIB dini hari, anggotanya dalam perjalanan pulang ke rumah melintasi jalanan di depan perumahan paramount.

Saat melihat tawuran anggotanya mencoba melerai. Namun anak buahnya itu harus menembakkan peluru kepada korban. Kini polisi tersebut juga tengah diselidiki perannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Baca Manga Hunter X Hunter Chapter 407-408 Sub Indo

Jumat, 22 November 2024 | 18:25 WIB
X