KALIMANTAN UPDATE - Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara mengejutkan terselip momen menarik.
KPK beberkan dalam proses penangkapan tersebut sebelumnya sempat terjadi aksi kejar-kejaran anatar petugas KPK dengan Rohidin.
Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu, menegaskan penangkapan tidak dilakukan saat calon gubernur Bengkulu petahana itu kampanye.
Petugas KPK menunggu di sebuah tempat, namun diduga sudah terdeteksi dan Rohidin pergi dengan pintu lain.
Petugas kemudian tahu bahwa Gubernur Bengkulu sudah tidak ada di tempat. Aksi kejar mengejar pun terjadi.
"Kita kejar, itu lari ke arah Padang. Selama tiga jam saling kejar. Yang di depan (Rohidin) menggunakan Fortuner warna hitam. Tapi pada akhirnya bisa kita hentikan," ujarnya.
Diketahui, dalam kasus ini KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus pemerasan terkait dana kampanye.
Mereka adalah Rohidin Mersyah (RM), Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Isnan Fajri (IF), dan Anca (AC) adc Gubernur Bengkulu. Rohidin merupakan calon petahana pada Pilkada 2024.
KPK menyita sejumlah uang senilai Rp 7 miliar dalam tiga mata uang yaitu Rupiah, Dolar Amerika (USD), dan Dolar Singapura (SGD). KPK mengamankan uang dan barang di sejumlah tempat.
Para Tersangka disangkakan telah melanggar Ketentuan pada Pasal 12 huruf e dan Pasal 12B Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 KUHP.***
Artikel Terkait
Usai Viral Jersey Timnasnya Disorot Saat Nonton Indonesia vs Arab Saudi di GBK, KameAam Buka Suara
Erick Thohir: Pak Prabowo Komit Angka Yang Lebih Besar Lagi, Saya Bisa Bantu Diatas Rp200 miliar
Usai ICC Jadikan Netanyahu Buronan, Trump dan Biden Kompak Respon
Hasil Axis Nation Cup 2024: SMK Medika Samarinda Menang Dramatis di Kategori Putra, SMAN 2 Mojokerto Kategori Putri Berhasil Juara Pertama
Saling Balas Serang dan Bertahan, Timnas Wanita Indonesia vs Kamboja Berakhir Imbang
Netizen Usulkan Melodi Laksani Jadi Duta Petani Milenial, Sesuai Background Pendidikan dan Pengalamannya
HUT PGRI 2024, Berikut Sejarah dan Temanya
Usai Diserang Rudal Buatan AS dan Inggris, Rusia Bombardir Balik Gunakan Rudal Hipersonik Oreshnik ke Ukraina
Review Film Petak Umpet (2024), Eksekusi Biasa Hingga Ancur Tidak Banyak Dieksplorasi Lebih Banyak
Badan Keamanan Ditingkatkan Usai Dugaan Ancaman Wapres Sara Duterte Kepada Bongbong Marcos Beserta Keluarganya
Viral Video Burung Pipit Mati Massal di Bali, Apa Penyebabnya?