KALIMANTAN UPDATE - Modus Casting Iklan Palsu berujung eksploitasi video tak senonoh cukup marak di Surabaya, Jawa Timur.
Salah satu korban wanita berinisial GN (29) mengungkapkan pengalaman pahit tersebut, dimana peristiwa ini terjadi pada 2017, namun dampaknya masih dirasakan hingga kini, terutama setelah video dirinya tersebar di grup Telegram dan aplikasi X (Twitter).
Korban awalnya ingin merahasiakan pengalaman pahit itu, tapi tak disangka video castingnya tersebar dan membuatnya resah. Ia juga berharap pelaku untuk ditangkap.
Kasus ini bermula ketika GN menerima tawaran casting iklan produk snack dari sebuah perusahaan ternama. Ia diundang ke gudang perusahaan di Gresik untuk sesi foto sebagai bagian dari seleksi.
Baca Juga: Modus Penipuan Melalui Link DANA Kaget dan Kartu Fisik DANA, Hati-hati!
Beberapa hari kemudian, GN diberitahu bahwa ia lolos ke tahap berikutnya dan diminta datang ke sebuah apartemen di Surabaya Barat. GN kemudian datang ke lokasi pada hari yang ditentukan, bersama tiga temannya.
Di unit apartemen, GN disambut oleh pelaku yang tampak profesional. Ia diminta mengisi buku daftar hadir yang sudah memuat banyak nama perempuan lain.
Saat GN bertanya mengapa situasi sepi, pelaku menjawab bahwa peserta lain baru saja selesai proses casting. Pelaku kemudian menyuruh GN mengganti pakaian yang disediakan, yakni dress pendek hitam dan dress bermotif bunga-bunga.
GN memilih pakaian kedua dan masuk ke kamar untuk berganti. Namun, GN curiga ketika melihat sebuah handycam yang mengarah ke tempat ia berganti baju.
Baca Juga: Berawal Modus Magang ke Jerman, Ribuan Mahasiswa Jadi Korban TPPO
Ketidaknyamanan GN semakin besar saat ia diarahkan untuk melakukan adegan tidak senonoh, seperti berpura-pura "mengemut lolipop" dengan ekspresi sensual. Pelaku juga meminta GN bersuara seolah menikmati produk tersebut.
GN akhirnya memutuskan berpamitan dan meninggalkan apartemen. Ia melihat korban lain yang diajak pelaku ke kolam renang dengan pakaian renang untuk melakukan adegan serupa.
Pada 11 Desember 2024, GN dihubungi oleh korban lain melalui Instagram, yang memberitahu bahwa video GN tersebar di grup Telegram. Video tersebut menampilkan GN sedang memegang papan nama dengan identitas lengkapnya.
Baca Juga: Modus Penipuan Sertifikat Habib Palsu, Rela Bayar 4 Juta
Artikel Terkait
Gajah Bali Zoo Hanyut Terbawa Arus Deras di Gianyar
Cek Fakta: Biaya Pembuatan SIM Sekarang Gratis dan Seumur Hidup?
Bukannya Sesali dan Minta Maaf Ketahuan Selingkuh, Istri Malah Aniaya Suami Hingga Terluka
Indonesia Masters 2025 Akan Segera Digelar di Istora Senayan, Berikut Harga Tiket dan Cara Pembelian
Inspektorat Padang Tanggapi Viral Video Diduga Oknum Lurah Diduga Lakukan Tindakan Asusila Terhadap Pramukantor Wanita Kelurahan
Kabar Terbaru Sepasang Kekasih Dinarasikan Dikawal Polisi di Jalur Puncak Bogor, Berujung Klarifikasi Hingga Disanksi
Hari Bela Negara Diperingati Setiap 19 Desember, Berikut Sejarah dan Tema
SNBP 2025 Bakal Dibuka, Berikut Jadwal dan Alur Pendaftaran
Peringati HUT ke 129, BRI Bagikan Sejumlah Prmo Diskon Menarik Untuk Nasabah