Viral Rekaman CCTV Pemkot Semarang Bisa Terpasang di Kamar Warga, Diskominfo Buka Suara

- Minggu, 29 Desember 2024 | 09:57 WIB
Ilustrasi CCTV yang bisa merekam video dan suara. (Pixabay/cctvsmartsystems)
Ilustrasi CCTV yang bisa merekam video dan suara. (Pixabay/cctvsmartsystems)

KALIMANTAN UPDATE - Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan rekaman CCTV Pemkot Semarang yang diketahui dipasang di kamar warga.

Hal itu didapati sebuah akun facebook mengunggah foto tangkapan layar CCTV di daerah Kuningan, Semarang Utara, yang merekam aktivitas warga.

Terlihat tiga foto yang diunggah dan menampilkan suasana di dalam sebuah ruangan rumah sederhana. Dalam foto itu penghuni rumah, yaitu laki-laki, perempuan, dan anak-anak, sedang bercengkerama. Ada pula yang, menampilkan mereka sedang tidur.

Baca Juga: Usai Viral Foto Alokasi Anggaran Perayaan Malam Tahun Baru Sebesar 44 Juta, Ormas PP Bekasi Buka Suara

Kepala Bidang Pengelolaan Infrastruktur Diskomdigi (sebelumnya Diskominfo) Kota Semarang Agung Putranto mengatakan peristiwa terpasangnya CCTV di rumah-rumah warga terjadi lantaran ketidaksengajaan yang dilakukan warga di wilayah RT 008 RW 003 Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

"Jadi itu bukan dicuri, tapi CCTV itu masih perbaikan teknisi secara mandiri untuk melakukan pengecekan," kata Kepala Bidang Pengelolaan Infrastruktur Diskominfo Kota Semarang Agung Putranto, Sabtu (28/12).

CCTV yang semula dipasang di pertigaan jalan wilayah Kuningan tersebut awalnya terindikasi rusak. Namun lantaran inisiatif warga, akhirnya sekretaris RT setempat kemudian memanggil teknisi secara mandiri untuk melakukan pengecekan.

Baca Juga: Kejagung Ajukan Banding Atas Vonis Ketua Majelis Hakim Terhadap Harvey Moeis, Dinilai Tak Adil Jika Melihat Dari Kesopanan dan Keluarga

"Dicek oleh teknisi ditemukan kabelnya putus. Tapi, karena jarak kamera dengan Network Video Recorder (NVR) cukup jauh, yakni sekitar 50 meter, dan teknisi tidak membawa kabel panjang, akhirnya diputuskan untuk sementara memasang CCTV tersebut di rumah Sekretaris RT," jelasnya.

Adapaun NVR itu sendiri adalah sistem perangkat yang merekam video dari kamera IP (Internet Protocol) pada sistem CCTV. Hasil pengecekan mandiri oleh teknisi, rusaknya kamera CCTV karena kabelnya putus.

"Karena jarak lokasi kamera CCTV yang rusak ke NVR cukup jauh, sekitar 50 meter, dan kebetulan teknisi yang dipanggil tidak membawa kabel sepanjang itu, maka dijanjikan awal Januari oleh teknisi tersebut dan saat itu teknisi hanya membawa kabel yang pendek," jelasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: merdeka.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Viral Pria Cianjur Tendang Anak Kucing Hingga Tewas

Sabtu, 28 Desember 2024 | 12:30 WIB
X