KALIMANTAN UPDATE - Viral Video terlihat Oknum TNI di Medan, Sumatera Utara diduga membekingi debt collector. Kejadian ini sungguh membuat resah warga.
Menanggapi video tersebut, Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Dody Yudha, buka suara terkait video oknum TNI diduga membekingi debt collector yang saat ini beredar luas di media sosial.
"Itu video lama," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (28/12).
Baca Juga: Gegara Ditolak Isi BBM di SPBU Ranpa Barcode, Oknum TNI di Palu Tampar Sang Manajer
Akan tetapi, pihaknya memastikan bahwa tindakan tegas telah diambil terhadap oknum yang terlibat. Saat ini, kata Kapendam, oknum TNI yang diduga membekingi debt colletor itu sedang dalam pemeriksaan.
Jika nantinya terbukti terlibat, tentunya akan ada sanksi yang diberikan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Dia juga menegaskan bahwa Kodam I Bukit Barisan berkomitmen penuh menjaga integritas institusi dan kepercayaan masyarakat. Sehingga, tak ada toleransi terhadap prajurit yang melakukan pelanggaran.***
Artikel Terkait
Lama Bungkam, Cerita Prischa Laura Dianiaya Oknum Polisi Hingga Alami Luka dan Trauma
Review Film Mufasa The Lion King (2024), Masih Mengandalkan Visual dan Sedikit Adanya Cerita Baru
Review Film Sonic The Hedgehog 3 (2024), Digarap Lebih Baik dan Visual Lebih Memanjakan Mata
Usai Viral Rekaman Video Rapat Guru dan Ortu Murid Dugaan Pungli Program Makan Bergizi di Sekolah, Badan Gizi Nasional Buka Suara
Usai Viral Video Zqya Diduga Blunder Hingga Editan AI, Seleb TikTok Cantik Ini Buka Suara
Viral Video Syur Oknum Polisi di Maros dan Istri Pengusaha Ternama di Media Sosial, Kasus Tengah Diperiksa Propam
Viral Video Wanita LC Sempat Ingin Bunuh Diri Dengan Loncat Dari Atas Jembatan, Diduga Sempat Mabuk dan Teriak Histeris
Siswi SMP Tewas Usai Minum Jamu Beracun Diberikan Kakak Ipar, Diduga Sempat Dimingi Uang Hingga Dendam Pribadi
Pesawat Azerbaijan Dilaporkan Jatuh di Dekat Kota Aktau Kazakhstan, Korban Tewas Diketahui Sebanyak 38 Orang
Review Film Sorop (2024), Didukung Pemain dan Berpotensi Dari Plot Tapi Sayangnya Dieksekusi Sangat Minim