KALIMANTAN UPDATE - Warga Desa Dadapan Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi sempat dibuat heboh atas penemuan koper beriiskan mayat manusia yang sudah dimutilasi.
Sempat sulit mengenali korban karena banyak bagian sudah dimutilasi pelaku, dan cukup waktu lama pun ada pihak mengaku keluarga korban memberikan klarifikasi.
Melalui Ayah tiri korban bernama Hendi Suprapto (42) warga Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, mendatangi RSUD dr. Soeroto Ngawi, Jumat 24 Januari 2025.
Baca Juga: Viral Video Anggota Polisi Muda Mainkan Sirine Sambil Cengegesan di Tengah Keramaian
Kedatangannya ingin memastikan kejelasan tentang penemuan mayat wanita dalam sebuah koper. Ternyata, korban adalah keluarganya diketahui bernama Uswatun Khasanah (29).
Uswatun Khasanah merupakan warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum Blitar, yang rupanya berstatus janda dan sudah memiliki dua anak laki-laki seta perempuan yang masih anak-anak
Hal itu setelah meyakinkan dengan ciri-ciri gelang di tangan kanan, sandal dan tindik di pusar.
"Jadi 90 persen dari ciri - ciri tersebut korban adalah keluarga kami," ungkap Hendi.
Baca Juga: Akui Kesal Gegara Mobil Sering Ditiduri dan Dikencingi, Pria Ini Tembak Kepala Kucing Hingga Tewas
Hendi menjelaskan, korban meninggalkan rumah sejak Jumat 17 Januari 2025, dan terakhir saya hubungi, Selasa 22 Januari 2025, tidak dapat dihubungi termasuk di whatsapp hanya centang satu.
Untuk pertama kali mengetahui kabar korban tersebut tadi malam di datangi anggota Polsek Blitar.
"Tentunya kami sangat terpukul sekali melihat kabar tersebut dan berharap anggota tubuh yang hilang segera diketemukan serta pelaku segera ditemukan karena hal ini sangat tidak manusiawi," pungkasnya.
Baca Juga: Masih Tahap Uji Coba, Pihak Sekolah Beberkan Alasan Terapkan Program Tidur Siang SMPN 39 Surabaya
Sementara itu, Ana Yulianti (29) warga Desa Pucungsari Kidul, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar pengasuh anak korban merasa kaget dan sedih sekali adanya kejadian ini setelah di datangi dari petugas Polres Blitar. Saya merupakan orang yang mengasuh anak korban yang berusia 7 tahun dan 10 tahun.
Artikel Terkait
Phising Link Kian Marak Sepanjang Tahun 2024, Berikut Kenali Cara Modus Penipuan Online Ini
Usai Viral Rekaman Suara Diduga Dirinya Marah dan Ngamuk, Mendiktisaintek Satryo Soeantri Buka Suara
Warga Ketapang Tewas Ditembak Oknum Polisi Usai Pertahankan Tanah, Kapolda Buka Suara
Shin Tae Yong Hadir di Film Horor Komedi Indonesia Terbaru Ghost Soccer Bola Mati
Terungkap Mobil Dibawa Ugal-Ugalan Berplat Dinas Tabrak Kendaraan Lain, Rupanya Anak Pejabat Kemhan
Usai Viral Video Pramugari Joget Twerking Dalam Pesawat, Pihak Alaska Airlines Langsung Pecat
Langgar Kode Etik, Dua Anggota Polisi Bali Diperiksa Usai Minta Uang ke Turis Asing Saat Membuat Laporan Kehilangan Barang
Kemendikdasmen Sudah Merilis Patch Dapodik 2025.b, Berikut Cara Download dan Instal Dengan Benar
HUT Kalimantan Barat ke 68, Pemprov Kalbar Sediakan Beragam Lomba Hingga Kegiatan Menarik Lainnya
Viral Sejumlah Siswi SMA di Cianjur Jalani Program Tes Kehamilan Dari Sekolah, Pihak Kepsek Buka Suara