KALIMANTAN UPDATE - Sorang pria di Kalimantan Barat ditembak anggota Polisi depan anak dan istrinya gegara mempertahankan tanah adat.
Usai kejadian itu pihak kepolisian pun menerima banyak kecaman dan kritikan dari publik atas ulah anggota yang asal main tembak menggunakan senjata kepada sipil.
Menanggapi hal itu, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Pipit Rismanto menyatakan polisi yang menembak seorang warga Dusun Mendaok, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sudah diproses pidana karena melanggar etik.
Pipit menyatakan berkas perkara kasus penembakan ini sudah lengkap (P21) dan dilimpahkan ke pengadilan.
Warga yang tewas akibat penembakan ini bernama Agustino. Kuasa hukum korban menyatakan Agustino menolak saat pebisnis berinisial AK membangun sebuah ruko di lahan miliknya.
Agustino saat kejadian juga menahan satu unit eskavator milik AK dengan niat bisa bertemu untuk menanyakan pembangunan tersebut.
Polisi menembak Agustino dengan senjata laras panjang, membuat peluru menembus dada hingga punggungnya. Diduga polisi ini adalah orang suruhan dari pebisnis berinisial AK itu.
“Yang menembak adalah anggota Bhabinkamtibmas,” kata kuasa hukum Agustino, Marwan Iswandi, saat melaporkan kasus ini di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin, 20 Januari 2025.
Marwan menyatakan kasus ini bukan perkara baru. Agustino sudah tewas sejak 7 April 2023 lalu. Namun Marwan mengklaim polisi setingkat Polsek hingga Polda di Kalimantan Barat terkesan tidak melayani pengusutan kasus itu.
Kondisi ini pula yang membuat Marwan selaku kuasa hukum melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Polri.
Marwan yang juga purnawirawan TNI menuding ada rekayasa dalam pengusutan kasus ini. Dia meminta kepada kepolisian untuk kembali membuka penyidikan dan mengotopsi jenazah korban, supaya bisa dilihat jejak peluru laras panjang yang menembus bagian dada hingga punggungnya.
Artikel Terkait
Ditengah Kabar Pemblokiran TikTok, Shou Zi Chew Terimakasih ke Donald Trump
Pria Ngaku Anggota Kesatuan Kostrad Todongkan Senjata dan Ancam Wanita di Kemang, Pihak TNI AD Buka Suara
Gegara Hentikan Oral Seks, Oknum TNI AL Tega Habisi Nyawa Wanita Muda di Sorong Dengan Sangkur
Usai Viral Video Pelajar SD Rekam Aktivitas Sekolahan Tanpa Guru di Nias, Tim Seskab Teddy Langsung Tinjau
Dugaan Kasus Penipuan Oknum Bhayangkari di Palangka Raya Belum Ada Titik Terang, Korban Harap Segera Dituntaskan
Tak Tahan Kerasnya Satryo Soemantri di Lingkungan Kerja, Puluhan Pegawai Kemendikti Saintek Gelar Aksi Demo
Trump Wacanakan Relokasi Sebagai Warga Gaza ke Negara Lain, Indonesia Masuk Dalam Daftar
Donald Trump dan JD Vance Resmi Jabat Sebagai Presiden dan Wapres Amerika Serikat
Phising Link Kian Marak Sepanjang Tahun 2024, Berikut Kenali Cara Modus Penipuan Online Ini
Usai Viral Rekaman Suara Diduga Dirinya Matah dan Ngamuk, Mendiktisaintek Satryo Soeantri Buka Suara