Pelajar Remaja Putri di Klaten Meninggal Akibat Tersambar Petir, Satu Korban Lainnya Selamat

- Senin, 27 Februari 2023 | 07:06 WIB
Pelajar remaja putri di Klaten meninggal di tempat usai tersambar petir nekat menerobos hujan disertai petir. (YouTube Opik Hanapi, @channelkriminal @makcomback_)
Pelajar remaja putri di Klaten meninggal di tempat usai tersambar petir nekat menerobos hujan disertai petir. (YouTube Opik Hanapi, @channelkriminal @makcomback_)

KALIMANTAN UPDATE - Seorang remaja putri di Klaten meninggal usai tersambar petir di atas motor pada hari Sabtu (25/2/2023).

Dimana dilaporkan sebelumnya korban secara berboncengan mengendarai motor menerobos sambil hujan disertai petir.

Satu korban tewas di tempat yakni Seorang pelajar siswi bernama Zahfah Nabila Sunniyah (16) sekaligus pengendara, merupakan warga Dukuh Sribit Lor, Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Klaten.

Baca Juga: Diduga Tolak Berhubungan Badan, Wanita Ini Nekat Potong Anu Pria Saat Kencan di Kamar Hotel

Sementara, satunya lagi selamat yakni Diana Widiastuti (17) yang dibonceng merupakan warga Dukuh Ngentak, Desa Karangan, Kecamatan Polanharjo, Klaten.

Peristiwa ini awalnya terjadi Keduanya menaiki sepeda motor Honda Beat AD 2564 DEC warna merah putih ketika menerjang hujan deras disertai petir, Sabtu sekitar pukul 15.35 WIB.

Saat melintas di jalan persawahan Dukuh Jogodayoh Desa Karang Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, tiba-tiba petir menyambar dan mengenai korban.

Baca Juga: Impian Kuliah di Luar Negeri dan Hobi Tidur Dalam Kelas, Siswi MAN 4 Jakarta Selatan Diterima 6 Universitas

Korban langsung terjatuh dari sepeda motor. Mengalami hal yang tak pernah dibayangkan sebelumnya, Diana ketakutan dan berlari ke rumah Gunawan (21) warga sekitar TKP.

Mengetahui kondisi korban, Gunawan segera melaporkan kejadian itu kepada Kades Karang, Agung Tri Sulistyo. Kades pun segera menghubungi Polsek Delanggu.

Tak lama kemudian, anggota Polsek Delanggu dipimpin Kapolsek Delanggu AKP Sutiman Hadi tiba di lokasi bersama tim medis Puskesmas Delanggu.

Baca Juga: Siswa SMP Bawa Mobil Bersama Pasangannya, Netizen: Udah Bayar Pajak Belum Dek

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter Tini Wijayanti, korban sudah meninggal dunia karena tersambar petir. Tak ada tanda-tanda kekerasan.

Dokter menemukan luka bakar pada punggung korban akibar tersambar petir.

Setelah dilakukan pemeriksaan, anggota Polsek Delanggu bersama Relawan Seroja Delanggu melakukan evakuasi jenazah korban dan menyerahkan jenazah kepada keluarganya untuk dimakamkan.***

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: solo.suaramerdeka.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X