KALIMANTAN UPDATE - Sempat beredar beberapa waktu lalu di Facebook seorang yang tengah membongkar Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik miliknya, dan ditemukan chip didalamnya.
Dalam sebuah video yang dibagikan itu juga bernarasikan "Pantes Polisi tau keberadaan kita".
Hal itupun mendapatkan respon dari turnbackhoax.id dan Kominfo yang menegaskan bahwa pernyataan dari video yang dibagikan seseorang itu adalah salah atau tidak benar alias hoaks.
Baca Juga: Pria Lansia Injak Bendera Merah Putih, Sebut Indonesia Ambil Bendera Bekas Belanda
Chip yang tertanam di KTP itu bukanlah sebuah GPS, melainkan berisi identitas diri, data biometrik dua sidik jari telunjuk, iris mata dan gambar tanda tangan penduduk.
Dengan adanya chip tersebut membuat KTP elektronik sulit digandakan atau dipalsukan. Kemendagri meminta masyarakat untuk tidak membongkar chip itu.
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa chip tersebut untuk menyimpan data penduduk di KTP elektronik bukan untuk menyadap atau melacak pergerakan warga.
Baca Juga: Video Suami Lempar Istri ke Laut di atas Kapal, Diduga Alami Gangguan Jiwa Hingga Bisikan Ghaib
"Tolong jangan dicopot chip ktp el-nya ya. Chip itu untuk menyimpan data seperti di ktp elektronik," kata Zudan melalui pesan singkat yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (13/2/2021).
Selain itu, Zudan meminta kepada masyarakat jika KTP elektronik mereka sudah tidak dipakai, disarankan untuk dikembalikan ke Dukcapil dan diganti dengan yang baru.
Meski berhasil mencopot chip tersebut, Zudan menyebutkan data yang ada di dalamnya tak bisa dibaca dengan mudah.
Baca Juga: Istri Curiga Pekerjaan Suami Setalah 5 Tahun Menikah, Ternyata Brimob Gadungan
Sebab, chip tersebut hanya bisa dibaca melalui card reader dan melalui perjanjian kerja sama dengan Dukcapil.
Ia memastikan, chip pada KTP-el tidak bisa digunakan untuk menyadap dan melacak keberadaan pemiliknya.
Ketika ditanya apakah akan ditindakan secara hukum bila ada seseorang yang kembali merusak KTP elektroiknya, Zudan mengatakan pihaknya ingin mengedukasi masyarakat terlebih dahulu.
Artikel Terkait
Kecelakaan Maut Mahasiswa UIN Makassar Jelang KKN, Korban Sebanyak 9 Orang Telah Diketahui
Tak Tahan Dengan Serangan netizen, Ibu Syarifah Khaerunnisa: Tolonglah Netizen, Maafkan Anak Saya
Review The First Slam Dunk (2023) Tayang pada hari Kamis, 23 Februari 2023
Kendala Ekonomi, Instruktur Senam di Ngawi Tega Habisi Nyawa Suami
Review Film Missing (2023) Tayang di Bioskop Kamis 23 Februari 2023
Raya Salsabila Sabet Juara di Ajang MTQ Qatar 2023 Usai Kalahkan Ribuan Peserta Dari 50 Negara
Tetap Terima Gaji dan Masih PNS, Rafael Alun Trisambodo Hanya Dicopot Jabatannya dan Tidak Dapat Tunjangan
Mengenal Agnes Gracia Haryanto, Sosok Wanita Diduga Penyebab Mario Dandy Hajar David
Status Teman Mario Dandy Kini Jadi Tersangka, Masih Jalani Pemeriksaan Lebih Lanjut
Selena Gomez Putuskan Hiatus Dari Media Sosial
Anak Pejabat Ditjen Pajak Berulah, Ramai Netizen Buktikan Ucapan Kasino Warkop DKI
Crayon Shin Chan 3D Movie Tayang Bulan Agustus 2023
Review Film Pesugihan Bersekutu Dengan Iblis (2023) Tayang Pada Kamis 23 Februari 2023
Gempa Berkekuatan M 6 8 di Tajikistan, Tidak ada Korban Jiwa dan Luka
Video Viral Wanita Geber Geber Gunakan Motor Ninja Dilempar Petasan, Netizen Ucap Syukur dan Terima Kasih