Kisah Tragis Yuyun Yang Perlu Diketahui, Gadis Dirudapaksa 14 Pria Secara Keji

- Selasa, 28 Februari 2023 | 09:02 WIB
Ilustrasi korban pemerkosaan (Kompas.com)
Ilustrasi korban pemerkosaan (Kompas.com)

KALIMANTAN UPDATE - Kisah Yuyun sempat menjadi perhatian semua orang pada 2 April 2016, dimana seorang siswi SMP ditemukan tewas penuh luka, tanpa busana hingga membusuk.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, didapati penyebab meninggalnya korban usai mendapat perlakuan kasar hingga dirudupaksa oleh seseorang.

Beberapa pelaku yang terlibat dalam aksi yang tidak pantas itu juga sudah diamankan oleh pihak kepolisan, untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.

Baca Juga: Sempat Dapatkan Perawatan Intensif, Siswi SMP Korban Diperkaos Teman Dekat Prianya Meninggal

Singkat cerita. Majelis hakim Pengadilan Negeri Curup, Bengkulu, pada 2016 menjatuhkan hukuman mati kepada salah seorang pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun, siswi SMP Negeri 5 Padang Ulak Tanding.

Dalam putusannya, hakim menyatakan, Zainal alias Bos (23) terbukti memerkosa dan membunuh Yuyun.

Lima terdakwa dewasa pemerkosa, Tomi Wijaya alias Tomi (19), Mas Bobi alias Bobi (20), M Suket (19), Faizal Eldo Syaisah (19), mendapatkan hukuman setimpal dengan vonis 10 tahun. 

Baca Juga: Melayani Jasa Open BO, Bocah Perempuan Diciduk Satpol PP di Hotel Malang

Sementara itu, sejumlah pelaku berusia di bawah umur mendapatkan vonis rehabilitasi di Jakarta di bawah pengawasan Kementerian Sosial.

Zainal alias dalang pelaku utama dari tindakan biadab itu, mendapati eksekusi hukuman mati.

Sebelumnya sempat dilaporkan seorang gadis warga desa Kasie Kasubun, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupate Rejang Lebong, Bengkulu ditemukan tewas mengenaskan dalam keadaan sudah membusuk, penuh luka bahkan tanpa busana.

Baca Juga: Pelajar Remaja Putri di Klaten Meninggal Akibat Tersambar Petir, Satu Korban Lainnya Selamat

Gadis itu bernama Yuyun masih berusia 14 tahun merupakan Siswi SMP kelas 8, mendapat tindakan keji dari 14 pria yang tak dikenalinya.

Berdasarkan keterangan dari Koordinator Divisi Pelayanan Perempuan WCC Desi Wahyuni, Yuyun pada hari kejadian, Sabtu, 2 April 2016,  pulang sekolah sekitar pukul 13.30 WIB.

Ia pulang dengan membawa alas meja dan bendera merah putih untuk dicuci sebagai persiapan upacara bendera Senin.

Baca Juga: Diduga Tolak Berhubungan Badan, Wanita Ini Nekat Potong Anu Pria Saat Kencan di Kamar Hotel

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Kompas, Liputan 6

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X