Kronologi Kasus Revenge Porn di Pandeglang Sempat Viral di Media Sosial

- Selasa, 27 Juni 2023 | 12:18 WIB
Ilustrasi Revenge Porn. (Pixabay/ caludid)
Ilustrasi Revenge Porn. (Pixabay/ caludid)

KALIMANTAN UPDATE - Kasus revenge porn dilakukan pelaku bernama Alwi Husen Maolana (22) terhadap korban perempuan berusia 23 tahun di Pandeglang tengah jadi sorotan di media sosial pada Selasa, 27 Juni 2023.

Kasus ini mencuat setelah, Imam Zanatul Haeri selaku kakak korban membagikan utas melalui akun Twitter @zanatul_91 pada Senin, 26 Juni 2023.

Di awal utas tersebut, Imam mengaku Alwi mengancam menyebar luaskan video syur korban, agar korban mau berpacaran dengannya.

Baca Juga: Abidzar Al Ghifari Kesal Diajak Foto Bareng: Mesjid Woy Malu

Adapun saat pihak korban berusaha membawa kasus ini ke ranah hukum, mereka malah diintimidasi.

“Persidangn dipersulit, kuasa hukum & keluarga sy (korban) diusir pngadilan. Mlapor k posko PPA Kejaksaan, malah diintimidasi,” tulis Imam, dikutip VIVA Selasa 27 Juni 2023.

Imam bercerita kasus ini bermula pada Desember 2022 lalu, di mana Alwi pertama kali mengirim video syur korban ke anggota keluarga.

Baca Juga: Sejumlah Kapolsek Gagal Ujian SIM Gegara Tak Bisa Lewati Angka 8 dan Zigzag

Imam mengungkap video berdurasi 5 detik tersebut terbagi 4 bagian.

“Satu adalah foto korban (adik kami) sedang menerima sebuah penghargaan, dua dan tiga adalah foto adik sy sedang mengikuti sebuah kompetisi. Pada layar 4 adalah adik saya yg sedang dirudak paksa (tanpa ia sadari) dengan kamera dipegang Alwi,” terangnya.

Lebih lanjut, pada Jumat, 16 Desember 2022, Imam mendapat informasi dari teman korban soal video syur tersebut telah disebarkan ke seluruh teman-teman korban.

Baca Juga: Kisah Pria Jepang Culik Dua Siswi Selama 2 Bulan, Ternyata Hanya Berniat Ajarin Bisnis Real Estate

Dalam chat yang dilihat Imam melalui ponsel korban, Alwi berusaha membuat korban tidak bisa hidup dengan normal.

Dia bahkan mengancam bakal mengirim video syur tersebut ke dosen hanya karena korban terlalu sibuk kuliah.

Barulah pada 17 Desember 2022, Imam dan keluarga mencoba menanyakan persoalan ini ke korban.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: viva.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X