Hiu Yang Menyerang Pria Asal Rusia Akan Dimuseumkan di Mesir

- Rabu, 21 Juni 2023 | 10:42 WIB
Hiu macan yang kadang ditemukan di Laut Merah  (Foto/Twitter/@KC_Runz)
Hiu macan yang kadang ditemukan di Laut Merah (Foto/Twitter/@KC_Runz)

KALIMANTAN UPDATE - Seekor hiu yang menyerang turis Rusia akan dimumikan dan dipajang di museum Mesir.

Vladimir Popov (23) dimakan hidup-hidup oleh hiu di lepas pantai di sebuah resor Mesir di Hurghada pada bulan Juni.

Serangan itu di rekam sejumlah orang dari pantai sambil merasa sangat ketakutan saat pria berusia 23 tahun itu berteriak: "Papa, selamatkan aku!".

Baca Juga: Cium Bau Kentut Bisa Berpotensi Baik Bagi Kesehatan, Ini Alasannya

Beberapa bagian tubuh Mr Popov ditemukan di dalam perut hiu, sedangkan sisanya ditemukan oleh nelayan dari laut.

Spesialis di Institut Ilmu Kelautan dan Cagar Laut Merah kini telah memulai proses pembalseman sebagai persiapan untuk menempatkan hiu di museum institut tersebut, menurut laporan media lokal.

Pihak berwenang Mesir mengatakan hiu itu diserahkan kepada peneliti untuk mencari tahu penyebab perilakunya dan mengidentifikasi apakah hewan itu terkait dengan salah satu yang "menyebabkan beberapa kecelakaan sebelumnya".

Baca Juga: Video Diduga Mahasiswi Kesehatan di Konawe Lakukan Aksi Tak senonoh, Polisi Selidiki Lebih Lanjut

Menyusul serangan terhadap Mr Popov, yang telah tinggal di Mesir bersama ayahnya selama beberapa bulan di tengah perang di Ukraina, hiu tersebut ditangkap dan diseret ke darat dengan perahu, sebelum dipukul sampai mati di pantai sebagai "balas dendam".

Ayah Mr Popov, Yury, mengatakan kepada 112 outlet media tentang kengeriannya pada putranya yang dicabik-cabik sampai mati oleh hiu.

"Ini benar-benar kebetulan yang konyol, karena ini adalah pantai yang aman. Ada kapal dan yacht di sekitar. Itu tidak pernah terjadi di sana. Mereka biasanya menyerang di pantai liar. Itu hanya semacam nasib buruk.”

Baca Juga: Sejumlah Siswi SMP Tasikmalaya Konvoi Mengendarai Motor di Jalan Alami Kecelakaan

Ayahnya Popov mengatakan dia akan mengkremasi putranya dan mengembalikan abunya ke Rusia.

Menggambarkan serangan itu, seorang saksi berkata: “Pada satu titik, hiu muncul, dan langsung menggigit pria ini. Tim penyelamat melihat ini dan mulai menyalakan perahu. Dia mencoba berenang menjauh dari hiu, tetapi dia tidak bisa.

Dan hiu itu menyeret tubuhnya selama dua jam. Itu terus-menerus menyeretnya ke bawah air.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Independent.co.uk

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X