Ramail Keluhan Para Orang Tua Terkait Prosesi Wisuda TK Hingga SMA, Kemendikbudristek Beri Tanggapan

- Senin, 19 Juni 2023 | 11:20 WIB
Banyak wali murid yang mengaku bahwa wisuda TK-SMA merupakan sebuah pemborosan (Unsplash.com/Mufid Majnun)
Banyak wali murid yang mengaku bahwa wisuda TK-SMA merupakan sebuah pemborosan (Unsplash.com/Mufid Majnun)

KALIMANTAN UPDATE - Ramai keluhan para orang tua prosesi wisuda yang dilakukan di tingkat pendidikan SD hingga SMA.

Hal ini pun diungkapkan oleh salah seorang orang tua siswa, Mikhayla Eka, mengadu ke Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim agar menghapus acara wisuda TK karena dianggap tidak bermanfaat.

Protes Mikhayla di akun Instagram Nadiem ini disetujui puluhan orang tua lainnya yang merasa wisuda TK memberatkan secara ekonomi.

Baca Juga: Seorang SPG Showroom Mobil Dirudapaksa Bergilir Dua Pria, Modus Pelaku Ingin Membeli Mobil Dipasarkan Korban

Gatya, ibu dengan dua anak ini mengaku kurang setuju dengan adanya wisuda anaknya yang baru lulus playgroup.

Salah satu pertimbangan karena besarnya biaya yang diminta sekolah. Ia harus membayar Rp 850 ribu untuk persiapan wisuda anaknya.

Uang ini akan dimanfaatkan untuk beberapa keperluan pentas akhir tahun. Termasuk dekorasi panggung, suvenir guru, suvenir anak, sewa fotografer, jahit baju kebaya, sewa kostum tampil, dan sewa toga.

Baca Juga: Polisi Pastikan Pengepungan Rumah Richard Theodore Yang Sebut Orang NTT Tidak Jujur Adalah Hoaks

Gatya sebenarnya tak masalah dengan penampilan akhir tahun sebab menurutnya acara ini dapat meningkatkan rasa percaya diri anaknya.

Tapi bila harus membayar dengan nominal Rp 850 ribu untuk anaknya yang baru lulus playgroup, Gatya keberatan.

Alasan lain mengapa Gatya tak setuju adalah pengalaman wisudanya saat sarjana dan magister yang terasa spesial.

Baca Juga: Squid Game Season 2 Perkenalkan Empat Karakter Baru

Wisuda sarjana adalah momen pertama Gatya merasakan wisuda. Berbeda dengan sang anak, selama TK, SD, SMP, hingga SMA Gatya tak pernah merasakan wisuda.

Berbalik menanggapi pernyataan Gatya, ada seorang ibu bernama Zarona, seorang karyawati swasta sekaligus ibu dari tiga anak ini justru senang dan haru dengan adanya wisuda TK.

Saat menyaksikan anaknya lulus Taman Kanak-Kanak (TK), Zarona seolah disadarkan bahwa anaknya sudah merasa semakin berkembang.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X