Hati Mulia Dimiliki Kedua Orang Tua Korban Untuk Memaafkan Pelaku Pembunuh Anaknya di Iran

- Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:56 WIB
Momen ketika ibu korban menambar dan memaafkan perlaku pembunuh anaknya, sehingga pelaku selamat dari hukuman eksekusi mati di Iran. (Photo by Arash Khamooshi/Isna)
Momen ketika ibu korban menambar dan memaafkan perlaku pembunuh anaknya, sehingga pelaku selamat dari hukuman eksekusi mati di Iran. (Photo by Arash Khamooshi/Isna)

KALIMANTAN UPDATE - Kejadian tak terduga dialami pelaku pembunuhan di Iran bernama Balal.

Sempat sebelumnya dihukum mati dengan jeratan di lehernya, ia berpikir akan menghembuskan nafas terakhirnya.

Dimana tampak orang-orang berada disekitarnya untuk bersiap mendorongnya ke tiang gantungnya sebagai eksekusi publik berdasarkan aturan Republik Islam Iran.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembobolan Rekening Dengan Modus Bagi Link Undangan

Namun siapa menyangkan momen kematiannya terhalang, dimana pihak keluarga korban sendiri memutuskan untuk tidak melanjutkannya kembali.

Awal mula sebelum Balal yang berusia 20 tahunan di eksekusi mati disebabkan aksi pembunuhannya menikah Abdollah Hosseinzadeh yang berusia 18 tahun.

Peristiwa penikaman itu terjadi saat perkelahian di jalanan kota kecil Royan, Provinsi Utara Mazandaran.

Baca Juga: Mahkamah Konstitusi Tolak Permohonan Penggugat Untuk Nikah Beda Agama Karena Tidak Beralasan

Dalam penerapan qisas secara literal, hukum retribusi syariah, keluarga korban ikut serta dalam hukuman Balal dengan mendorong kursi tempatnya berdiri.

Tapi apa yang terjadi selanjutnya menandai kelangkaan eksekusi publik di Iran, yang menempatkan lebih banyak orang mati daripada negara lain selain China.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: theguardian.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X