KALIMANTAN UPDATE - Penambahan korban dan lainnya terus menjadi sorotan publik, usai Turki, Syria dan sekitarnya diguncang gempa berkekuatan 7,8 pada Senin Pagi (6/1/2023).
Tak hanya itu laporan juga memberitahukan banyaknya bangunan rusak parah dan beberapa wilayah masih merasakan tekanan gempa yang berpusat di Turki - Syria tersebut.
Survei Geologi AS mengatakan gempa berpusat sekitar 33 kilometer (20 mil) dari Gaziantep sekitar 26 kilometer (16 mil) dari kota Nurdagi. Itu berpusat pada kedalaman 18 kilometer (11 mil), menurut Survei Geologi AS.
Badan Penanggulangan Bencana dan Darurat Turki berpusat di kota Pazarcik, di provinsi Kahramanmaras.
Uni Eropa mengirim tim penyelamat dan mempersiapkan bantuan lebih lanjut untuk Turki, kata komisaris manajemen krisis blok tersebut.
"Tim dari Belanda dan Rumania sudah dalam perjalanan," dengan Pusat Koordinasi Tanggap Darurat Uni Eropa mengawasi penempatan mereka, kata komisaris Janez Lenarcic di Twitter.
Baca Juga: Kisah Singkat Perjalanan Hidup Dennis Lim, Menjadi Bos Judi Perlahan Berubah Hijrah Islami
Tak hanya disoroti banyaknya warga di berbagai belahan dunia, pemimpin-pemimpin di berbagai dunia juga turut berbela sungkawa hingga memberikan bantuan.
Presiden Joe Biden berjanji kepada timpalannya dari Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Senin bahwa Amerika Serikat akan mengirimkan setiap dan semua bantuan yang diperlukan untuk membantu pulih dari gempa bumi dahsyat.
"Dia menegaskan kembali kesiapan Amerika Serikat untuk memberikan setiap dan semua bantuan yang dibutuhkan kepada sekutu NATO kami Turki dalam menanggapi tragedi ini," kata Joe Biden di Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.
Dia mencatat bahwa tim AS dikerahkan dengan cepat untuk mendukung upaya pencarian dan penyelamatan Turki dan mengoordinasikan bantuan lainnya.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres pada hari Senin juga mengatakan bahwa dia sangat sedih mendengar tentang banyaknya korban jiwa yang disebabkan oleh gempa bumi yang berdampak pada Turki selatan dan Suriah utara.
"Saya sangat sedih mendengar banyaknya korban jiwa yang disebabkan oleh gempa bumi yang melanda Turkiye selatan dan Suriah utara hari ini," kata Antonio Guterres dalam sebuah pernyataan.
Artikel Terkait
Wanita Ini Curhat Perilaku Ayahnya Usai Ditinggal Ibu
Banting Setir Dari Polwan Ke Konten Kreator TikTok, Yuni Utami: Aku Butuh Uang dan Operasi Lututku
Mencapai Puluhan Ribu Penonton, Konser Dewa 19 di JIS mendapat kritikan Dari Berbagai Pihak
Dibanderol Dengan Harga 1 Juta, Imigrasi Sediakan Layanan Buat Paspor Cepat
Mengenal Nova Labatjo, Kakak Perempuan Tertua Fajar Sadboy Menjadi Sorotan Warganet
Remaja Tewas Terkena Petasan Meledak dan TikToker Nesya Viral di Media Sosial, Berikut Penjelasannya
Hal Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Nonton Film Babylon Dibintangi Brad Pitt dan Margot Robbie
Terungkap Identitas Perempuan Tanpa Busana Dalam Kecelakaan Mobil Dinas DPRD Jambi
Ucap Mbah Priok Sebagai Dukun, Bkent: Mohon Maaf Atas Kebodohan Gw
GPX Basreng Gagal Kalahkan Juara Bertahan, Bigetron Era Menjadi Juara WSL Season 6 Kembali
Jadwal Lengkap MWI 2023: Beserta Daftar Tim Lolos dan Format Pertandingan Terbaru
Gempa Berkekuatan 7,8 Guncang Tuki Hari Ini, Puluhan Korban Jiwa Hingga Ratusan Alami Luka
Ramai Shopee Sedang Alami Eror, Waspada Modus Penipuan Nyamar Akun Shopee
Ramai kritikan Unggahan Awkarin Open Minded Pernikahan Beda Agama
Berharap Alumnus LPDP Pulang ke Indonesia, Sri Mulyani: Semakin Pintar Sekolah ke Luar Negeri Terus Lupa