KALIMANTAN UPDATE - Beberapa waktu lalu juga heboh akan resesi seks di kawasan Asia, karena berbagai alasan faktor pekerjaan, karier dan ekonomi.
Oleh karena itu, orang di beberapa negara Asia enggan untuk berhubungan intim bersama pasangan, apalagi bagi yang sudah menikah enggan untuk memiliki anak terlebih dahulu.
Jika hal itu terus dibiarkan terjadi, maka lama-kelamaan akan berdampak berbahaya bagi penduduk di negara tersebut. Salah satunya mengalami pengurangan secara drastis.
Baca Juga: Video Diduga Anisa Aprilia Dilabrak Istri Sah Saat Bersama Pengusaha di Kamar Hotel
Hal itula terjadi di salah satu negara yang sedang mengalami resesi seks di tahun 2022 lalu yakni Korea Selatan, sehingga jumlah penduduk berkurang, bahkan tingkat kesuburan kurang juga sebagai faktor tambahan lainnya.
Pemerintah metropolitan Seoul mendistribusikan bantuan uang tunai kepada orang tua dari bayi yang baru lahir dalam upaya untuk meningkatkan angka kelahiran yang buruk di negara tersebut.
Orang tua yang mendaftarkan kelahiran anak mulai 1 Januari 2022, berhak menukarkan voucher tunai senilai 2 juta won Korea Selatan (atau $1.650 / Rp23 Juta), menurut Chosun Ilbo.
Baca Juga: Viral Warung Kopi Berkedok Tempat Prostitusi di Ponorogo, Sempat Diamuk Warga
Orang tua dapat menukarkan voucher secara online dan di pusat komunitas lokal tetapi harus menggunakan voucher pada akhir tahun 2022.
Insentif itu di antara beberapa subsidi persalinan yang digulirkan pemerintah Korea Selatan dalam beberapa bulan terakhir.
Pada bulan November, National Health Insurance Service mengumumkan akan memberikan voucher tunai sebesar $837 (Rp 12 Juta) kepada ibu baru.
Baca Juga: Pengemudi Arogan Fortuner Ditahan, Diduga Buronan Pihak Ukraina
Sementara ada penambahan biaya yakni diberikan bantuan $1.172 (Rp16,8 juta) kepada ibu baru yang melahirkan anak kembar.
Otoritas Korea Selatan juga mencabut pembatasan sebelumnya yang mencegah orang tua baru menggunakan voucher untuk membayar biaya pengobatan.
Terpisah, Tingkat kesuburan Korea Selatan adalah 0,84 pada tahun 2020, menurut statistik kelahiran dan kematian Korea Selatan yang dirilis oleh pemerintah Korea Selatan pada tahun 2021.
Artikel Terkait
Link Video Rekaman Pemilik Rental PS Jambi dan Palu Viral di Twitter dan TikTok Februari 2023
Dikira TNI AU, 3 Tahun Pacaran Perawat Wanita Ini Syok Mengetahui Pacarnya Adalah Driver Ojol
Cerita Horor Aden Aden di Sunda, Sosok Penampakan Menyerupai Manusia Tapi Wajah Datar
Usai Tampil Mengesankan di WSL Season 6, Bigetron Era Rebut Gelar Juara 1 di MWI 2023
Kasus Penculikan Kabu Terauchi Yang Fenomenal di Jepang, Korban Tidak Disakiti Bahkan Selamat
Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Film The Flash 2023, Kostum Baru Flash Hingga Ada Batman dan Supergirl
Breaking News: Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati
Postingan Pilu Trisha Eungelica Putusan Akhir Ayahnya Ferdy Sambo Hukuman Mati
Dinas Pendidikan Depok Larang Siswa Peringati Valentine Day
6 Kejadian Kelam Jelang Valentine Day Yang Perlu Untuk Diketahui
Bocoran Isi Gambar Draft Manga Dragon Ball Super Chapter 90 Kualitas HD Disini
Spoiler Dragon Ball Super Chapter 90: Pertarungan Dr Hedo, Zombie Android Bermunculan
Kedatangannya di Indonesia Memicu Banyak Kontroversional, Nas Daily Beri Tanggapan
Video Tenda Biru di Taman Viral di TikTok, Bergerak Sendiri di Siang Hari
Dua Siswi SMPN di Baubau Terekam Sedang Bercumbu di Kelas, Polisi Segera Tindaklanjuti