Korea Selatan Tawarkan Voucher Tunai Setidaknya 23 Juta Bagi Orang Tua Ingin Memiliki Anak

- Rabu, 15 Februari 2023 | 09:31 WIB
Kelahiran Bayi di Korea Selatan jelang 2022 akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah dengan harga cukup fantastis. (Tangkapan layar screenshoot YouTube J&K Lovett)
Kelahiran Bayi di Korea Selatan jelang 2022 akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah dengan harga cukup fantastis. (Tangkapan layar screenshoot YouTube J&K Lovett)

KALIMANTAN UPDATE - Beberapa waktu lalu juga heboh akan resesi seks di kawasan Asia, karena berbagai alasan faktor pekerjaan, karier dan ekonomi.

Oleh karena itu, orang di beberapa negara Asia enggan untuk berhubungan intim bersama pasangan, apalagi bagi yang sudah menikah enggan untuk memiliki anak terlebih dahulu.

Jika hal itu terus dibiarkan terjadi, maka lama-kelamaan akan berdampak berbahaya bagi penduduk di negara tersebut. Salah satunya mengalami pengurangan secara drastis.

Baca Juga: Video Diduga Anisa Aprilia Dilabrak Istri Sah Saat Bersama Pengusaha di Kamar Hotel

Hal itula terjadi di salah satu negara yang sedang mengalami resesi seks di tahun 2022 lalu yakni Korea Selatan, sehingga jumlah penduduk berkurang, bahkan tingkat kesuburan kurang juga sebagai faktor tambahan lainnya.

Pemerintah metropolitan Seoul mendistribusikan bantuan uang tunai kepada orang tua dari bayi yang baru lahir dalam upaya untuk meningkatkan angka kelahiran yang buruk di negara tersebut.

Orang tua yang mendaftarkan kelahiran anak mulai 1 Januari 2022, berhak menukarkan voucher tunai senilai 2 juta won Korea Selatan (atau $1.650 / Rp23 Juta), menurut Chosun Ilbo.

Baca Juga: Viral Warung Kopi Berkedok Tempat Prostitusi di Ponorogo, Sempat Diamuk Warga

Orang tua dapat menukarkan voucher secara online dan di pusat komunitas lokal tetapi harus menggunakan voucher pada akhir tahun 2022.

Insentif itu di antara beberapa subsidi persalinan yang digulirkan pemerintah Korea Selatan dalam beberapa bulan terakhir.

Pada bulan November, National Health Insurance Service mengumumkan akan memberikan voucher tunai sebesar $837 (Rp 12 Juta) kepada ibu baru.

Baca Juga: Pengemudi Arogan Fortuner Ditahan, Diduga Buronan Pihak Ukraina

Sementara ada penambahan biaya yakni diberikan bantuan $1.172 (Rp16,8 juta) kepada ibu baru yang melahirkan anak kembar.

Otoritas Korea Selatan juga mencabut pembatasan sebelumnya yang mencegah orang tua baru menggunakan voucher untuk membayar biaya pengobatan.

Terpisah, Tingkat kesuburan Korea Selatan adalah 0,84 pada tahun 2020, menurut statistik kelahiran dan kematian Korea Selatan yang dirilis oleh pemerintah Korea Selatan pada tahun 2021.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: insider.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alasan Vladimir Putin Sahkan Undang Undang Anti LGBT

Jumat, 10 Februari 2023 | 18:17 WIB
X