KALIMANTAN UPDATE - Kasus penganiayaan yang dilakukan sekelompok Mahasiswa yang terdiri dari tujuh orang berakhir dengan mekanisme hukum Restorative Justice.
Adapun arti dari Restorative Justice dikutip dari laman hukumonline.com, salah satu prinsip penegakan hukum dalam penyelesaian perkara yang dapat dijadikan instrumen pemulihan dan sudah dilaksanakan oleh Mahkamah Agung dalam bentuk pemberlakuan kebijakan, namun tata pelaksanaannya dalam sistem peradilan pidana Indonesia belum dilakukan secara optimal.
Hal ini juga bertujuan bertujuan untuk penyelesaian hukum guna menciptakan kesepakatan atas penyelesaian perkara pidana.
Jadi dapat dikatakan damai, Korban TH mengambil keputusan itu mengaku telah memafkan pelaku atas semua yang telah terjadi. Menurut dia, masa depan pelaku yang merupakan mahasiswa masih panjang.
"Kami memaafkan, kami berharap hal ini tidak terulang kembali. Perjalanan anak-anak masih panjang dan pendidikan juga harus tetap berlanjut," kata TH kepada wartawan, Sabtu (11/3/2023). dikutip laman kompas.com.
TH juga mengamanatkan kepada para mahasiswa tersebut, untuk tetap lanjut menyelesaikan pendidikan dan peristiwa tersebut cukup satu kali terjadi.
Baca Juga: Cerita Bu Euway Saksi dan Bimbing Syahadat Korban Pembacokan di Bogor
Sebagai tambahan dari isu beredar, TH membantah penyebab dikarenakan terkait persoalan asmara dengan seorang mahasiswa Poltekkes.
Dia menjelaskan, peristiwa ini terjadi karena ketujuh pelaku peduli dengan temannya yang merasa kuliahnya telah dipersulit.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Pontianak Kompol Tri Prasetyo mengatakan, penanganan perkara itupun resmi ditutup dan diselesaikan melalui mekanisme hukum restorative justice.
Baca Juga: Mahasiswi UI MPD Nekat Habisi Nyawa Sendiri Jelang 3 Hari Wisuda
Tri juga menegaskan, pihak kepolisian hanya fokus menangani laporan penganiayaan terhadap korban.
Dia juga tidak ingin berkomentar lebih jauh menyoal isu yang berkembang, termasuk latar belakang asmara di balik peristiwa tersebut.***
Artikel Terkait
Sering Pamer Barang Mewah dan ke Luar Negeri, Istri Pejabat Kepala Kantor Badan Pertanahan Jatim Disoroti
Pernyataan Agnes Gracia Berbohong, Saksi N Trauma dan Menangis Merekonstruksi Penganiayaan David
WNA Australia Berdebat Dengan Polisi Setelah Dihentikan Karena Tak Menggunakan Helm dan Gunakan Headset
Profil dan Biodata Ustadzah Ning Umi Laila, Pendakwah Wanita Muda Yang Juga Ahli Dalam Bernyanyi
Konser BLACKPINK Ditemenin Sama Ayahnya, Netizen Terharu
Diduga Peluru Nyasar Mengakibatkan Dua Sandera Tewas, Kartel Meksiko Minta Maaf dan Pulangkan Jenazahnya
Konser BLACKPINK di Jakarta Diguyur Hujan, Penggemar Masih Tetap Semangat
Barcelona Diduga Suap Wasit Di La Liga, Memungkinkan Bisa Didepak Dari UCL
8 Hal Yang Menarik Perlu Untuk Diketahui Kehadiran BLACKPINK di Jakarta
Bantu Nafkahi Keluarga, Gadis Pemulung Disoroti Karena Masih Muda dan Cantik
Deretan Tingkah Menggemaskan dan Tak Terduga Member BLACKPINK Saat Konser di GBK Jakarta
Member BLACKPINK di Cek Sound Hari kedua Damage Nambah
Oreo Bangun Bunker Menyimpan Cookies Dari Serangan Asteroid
Salfok, Intip Kesamaan Nagita Slavina dan Jisoo BLACKPINK di GBK Jakarta
Putri Gong Yoo di Film Train To Busan Beranjak Tumbuh Menjadi Remaja Cantik, Inilah Penampilan Terbarunya