Menhan Sjafrie Bentuk 100 Batalyon Infanteri Teritorial Untuk Pembangunan 2025, Apa Itu?

- Selasa, 26 November 2024 | 12:46 WIB
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersiap mengikuti Rapat Kerja Komisi I DPR dengan Menhan, Panglima TNI, KSAD, KSAL, dan KSAU di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2024). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/tom.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersiap mengikuti Rapat Kerja Komisi I DPR dengan Menhan, Panglima TNI, KSAD, KSAL, dan KSAU di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2024). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/tom.

KALIMANTAN UPDATE - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsuddin menghadiri rapat dengar pendapat perdana di Komisi I DPR hari ini, Senin (25/11/2024).

Dalam rapat itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta jajaran kepala staf turut hadir.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPR Utut Adianto tersebut berisi dua agenda. Kedua agenda itu adalah rencana program 100 hari kerja Menhan dan kesiapan pilkada serentak.

Baca Juga: Teman Dekat Gantikan Prabowo Sebagai Menteri Pertahanan RI, Berikut Profil Sjafrie Sjamsoeddin

Dalam kesempatan itu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan dibentuk 100 batalyon infanteri teritorial untuk pembangunan pada 2025. Menurut dia, hal itu dilakukan untuk mempersiapkan soft power dan bukan hanya hard power.

Dia mengatakan batalyon teritorial pembangunan itu memiliki unsur-unsur kompi peternakan, kompi perikanan, kompi pertanian, dan kompi kesehatan. Menurut dia, kompi akan membantu masyarakat di kabupaten-kabupaten di Indonesia.

Demikian esensi kebijakan strategis untuk melanjutkan dan mengembangkan pembangunan kekuatan pertahanan negara ini sebagai suatu introduksi perdana dari kami," kata dia.

Baca Juga: Usai Beredar Foto Pamen Berpangkat Kolonel Bersama Ivan Sugianto, Mabes TNI Buka Suara

Sjafrie juga memastikan keberlanjutan pembangunan dari sektor pertahanan yang telah dirintis oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Konsep strategi Kementerian Pertahanan adalah melanjutkan dan mengembangkan pembangunan kekuatan pertahanan negara yang sudah dirintis lima tahun yang lalu oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto,” kata Sjafrie.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: fajar.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X