Baru Menjabat Enam Bulan, Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Langsung OTT Oleh KPK

- Selasa, 3 Desember 2024 | 13:02 WIB
Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa ditangkap KPK dalam OTT tadi malam Foto Riaunews
Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa ditangkap KPK dalam OTT tadi malam Foto Riaunews

KALIMANTAN UPDATE - Baru saja menjabat sekitar enam bulan sebagai Pejabat (pj) Wali Kota Pekanbaru Riau, Risnandar Mahiwa langsung terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK pada Senin (2/12) malam.

Eks Lurah Soho, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah diduga terjaring dalam kasus korupsi. Status hukum mereka akan ditentukan pada hari ini.

 

 

Sebelumnya, Risnandar Mahiwa dilantik sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru pada 22 Mei 2024 oleh Pj Gubernur Riau SF Hariyanto di Balai Serindit, Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Baca Juga: Saat Ingin Usut Korupsi Timah, ST Burhanuddin Beberkan Ada Oknum Brimob Kepung Kantor Kejaksaan Agung

Pelantikan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 100.2.1.3-1112 tahun 2024.

Pria kelahiran Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, 6 Juli 1963 ini lama meniti karier di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Namun, sebelum itu, Risnandar sempat menjadi Lurah Soho, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Polda Sulsel Tetapkan 21 Tersangka Korupsi Dalam Kasus Berbeda

Di Kemendagri, sejumlah jabatan mulai dari staf, kepala sub-bagian hingga kepala bagian pernah diembannya. Pada 2022 lalu, ia diangkat menjadi Direktur Organisasi Kemasyarakatan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri.

Risnandar memiliki harta kekayaan sejumlah Rp1,9 miliar, berdasarkan data yang disampaikan ke KPK pada 18 Maret 2024, saat ia masih menjabat sebagai Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri.

Risnandar mempunyai tanah dan bangunan seluas 33 meter persegi (m2)/28,25 m2 di Jakarta Pusat dengan nilai Rp830.000.000.

Baca Juga: Kepala Kepolisian Bunuh Diri Saat Ingin Ditangkap Atas Dugaan Kasus Korupsi dan Kriminal Lain Yang Catut Namanya

Ia juga melaporkan kepemilikan alat transportasi senilai Rp255.000.000. Terdiri dari Motor Royal Enfield Bullet Classic 500 tahun 2019, hasil sendiri, Rp70.000.000; Mobil BMW tahun 2011, hasil sendiri, Rp160.000.000; dan Sepeda Brompton tahun 2018, hasil sendiri, Rp25.000.000.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

HUT PGRI 2024, Berikut Sejarah dan Temanya

Minggu, 24 November 2024 | 19:23 WIB
X