KALIMANTAN UPDATE - Seorang dosen Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB) Medhanita Dewi Renanti ciptakan aplikasi memahami tangisan bayi.
Aplikasi tersebut bernama Madsaz, dimana tingkat akurasi penerjemahan diklaim mencapai 94 persen.
Tentunya ini akan cukup berguna bagi ibu mengatasi ketika bayi sedang menangis. Menurutnya, para ibu dapat lebih percaya diri dalam menangani buah hati mereka saat menangis.
Baca Juga: Ulama Besar di Madinah Beri Pesan Menohok Kepada Jamaah Asal Indonesia, Hobi Pamer Ibadah
"Manfaat dari aplikasi ini alhamdulillah sudah banyak membantu ibu-ibu, utamanya yang baru punya anak untuk menerjemahkan tangisan bayinya," ujar Medhanita sebagaimana dikutip dari laman Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbud pada Selasa (2/5/2023).
Awal Medhanita mendapatkan ide awal pembuatan aplikasi Madsaz sejak tahun 20211.
Pada saat itu, ia tengah mengandung bayi dan mengikuti seminar mengenai tumbuh kembang anak.
Baca Juga: Lionel Messi Diskors 2 Minggu Setelah Liburan Bersama Keluarga ke Arab Saudi Tanpa Izin Klub
"Saya dapat informasi bahwa bayi itu memiliki bahasa yang dapat dimaknai atau diartikan oleh orang dewasa dan saat itu memang belum ada software yang berbasis android untuk menerjemahkan tangisan bayi," ujar Medhanita.
Pada tahun 2013, bentuk awal dari aplikasi Madsaz adalah desktop. Kemudian, pada tahun 2015 Medhanita mengembangkannya untuk platform android setelah penyempurnaan yang dilakukan. Kini, aplikasi Madsaz dapat diunduh di Playstore dengan penggunaan yang lebih mudah.
"Aplikasi ini tersedia dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia. Aplikasi ini juga bersifat universal bisa digunakan oleh semua bayi," tambahnya.
Baca Juga: Bayi 3 Bulan Hilang Telah Ditemukan Meninggal, Terduga Pelaku Ayah Sendiri
Aplikasi ini sudah banyak di unduh yang ternyata tak hanya di Indonesia saja, melainkan di berbagai negara. Kebayakan pengguna ibu muda.
Tingkat akurasi dari aplikasi Madsaz diklaim sekitar 94 persen sehingga orang tua dapat mengambil keputusan secara tepat lewan penggunaannya. Akan jauh lebih efektif lagi jika penggunaannya pada bayi berusia 0-3 bulan.
Medhanita menuturkan aplikasinya tersebut bisa mendeteksi lima jenis tangisan yakni tangisan karena lapar, mengantuk, bersendawa, kembung atau ada gas, dan merasa tidak nyaman.
Untuk mengetahui jenis tangisan tersebut, pengguna bisa cukup dengan merekam tangisan bayi dalam waktu beberapa menit lalu alat akan menerjemahkannya.***
Artikel Terkait
Ngeri! Rekaman CCTV Pengendara Motor Terbang ke Jurang Setelah Tabrak Pembatas Jalan
Wanita Muda Hampir Kehilangan Nyawa Saat Bersandar Pagar Rapuh di Pantai Bagedur
Hari Pendidikan Nasional 2023: Berikut Sejarah, Tema dan Artian Logo
Menanggapi Kasus Ayah dan Adiknya, Putra Sulung AKBP Achiruddin Beri Tanggapan
Wanita di Thailand Habisi Nyawa 12 Temannya Dengan Sianida
Dapat Picu Kanker Alasan Taiwan dan Malaysia Tarik Produk Indomie Asal Indonesia, Indofood Buka Suara
Lomba Foto Hut 56 Perum Bulog Diperpanjang, Berikut Langkah Untuk Mengikutinya
Heboh Kantor MUI di Jakarta Pusat Diteror Sosok Penembak Misterius
Penyebab Tingginya Angka Pernikahan Dini di Kalimantan Barat
Ngamuk Pecahkan Kaca Rumah Gegara Ditinggal Nikah, Netizen: Keputusan Tepat Pacar Ninggalinnya
Tepis Tuduhan Pelakor, Tenten Anisa Somasi Virgoun dan Inara Rusli
Baca Manga One Punch Man Chapter 183 Sub Indo: Tatsumaki Mulai Tertarik Dengan Saitama
Viral Aksi Wanita Penakluk Tong Setan, Tetap Bekerja Walau Sedang Hamil
Lionel Messi Diskors 2 Minggu Setelah Liburan Bersama Keluarga ke Arab Saudi Tanpa Izin Klub
Tips Cara Hadapi Fenomena Meltdown di Tempat Umum