Kata Asian Value Jadi Viral di Media Sosial, Apa Itu?

- Jumat, 7 Juni 2024 | 10:15 WIB
Konten Total Politik dengan Pandji Pragiwaksono saat buat Asian Value jadi viral. (Tangkapan layar YouTube/ Total Politik)
Konten Total Politik dengan Pandji Pragiwaksono saat buat Asian Value jadi viral. (Tangkapan layar YouTube/ Total Politik)

KALIMANTAN UPDATE - Belakangan ini kata asian value yang viral di media sosial? cukup banyak netizen merasa penasaran soal artinya.

Hal ini berawal saat Pandji Pragiwaksono tengah menjadi perbincangan. Perdebatan Pandji dengan host Total Politik Arie Putra dan Budi Adiputro soal dinasti politik menyita perhatian publik.

Hingga, ungkapan asian value tercetus usai pembawa acara podcast Total Politik yakni Arie Putra menyatakan bila Pandji sensitif ketika membahas tentang politik dinasti. Menurutnya politik dinasti adalah hak warga negara.

Baca Juga: Miris Sejumlah Pelajar di Manado Terciduk Satpol PP Diduga Tengah Asik Bikin Video Dewasa Dalam Bangunan Kosong

Lantas apa arti asian value yang viral di media sosial? Ini artinya berdasarkan Ensiklopedia Britannica yakni mengenai perekonomian di wilayah Asia Timur bisa berkembang karena kesamaan budaya masyarakat, khususnya warisan Konfusianisme.

Konfusianisme sendiri adalah sistem pemikiran yang berasal dari Tiongkok kuno. Secara beragam digambarkan sebagai tradisi, filsafat, agama, teori pemerintahan, atau cara hidup.

Mereka yang percaya dengan Asian value menegaskan bila nila-nilai politik Barat tidak cocok untuk masyarakat Asia. Karena nilai-nilai tersebut mengandalkan individualisme dan legalisme yang berlebihan.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Azhyra Pinasthika Viral di Media Sosial, Sosok Wanita Lulusan S2 Pilih Balik Kampung dan Bangun Usaha Jualan Sapi Kambing

Sehingga akan mengancam dan merusak tatanan sosial serta dinamisme ekonomi. Asian values yang sering dikutip adalah nilai-nilai yang berkaitan dengan disiplin, kerja keras, berhemat, prestasi pendidikan, keseimbangan kebutuhan individu dan masyarakat, serta melakukan penghormatan terhadap suatu otoritas.

Meski baik, asian values justru menimbulkan berbagai perdebatan di masyarakat Asia sendiri. Perdebatan ini menjadi elemen perjuangan yang lebih besar mengenai persaingan visi modern dan bagaimana masyarakat Asia harus diorganisir.

Perdebatan nilai-nilai Asia relevan dengan argumen dalam teori politik mengenai apakah komitmen terhadap keadilan dan kesetaraan global dapat didasarkan pada hak asasi manusia.

Menanggapi asumsi Barat bahwa struktur politik liberal adalah titik awal untuk memajukan kesejahteraan manusia, tokoh komunitarian seperti Charles Taylor telah merefleksikan pengalaman budaya Asia untuk mengkaji potensi dan tantangan dalam membangun konsensus global yang lebih inklusif, tanpa paksaan, namun kuat.***

Editor: Syaifullah

Sumber: Okezone

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X