Luhut Singgung Ego Partai Hingga Sarankan Prabowo Rekrut Anak Muda Masuk ke Kabinet

- Kamis, 6 Juni 2024 | 10:20 WIB
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan presiden terpilih Prabowo Subianto (Foto Istimewa)
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan presiden terpilih Prabowo Subianto (Foto Istimewa)

KALIMANTAN UPDATE - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berpesan kepada Prabowo Subianto agar masukan anak muda dalam pemerintahannya mendatang.

Menurutnya, hal itu merupakan kunci agar Indonesia bisa mengejar target jadi negara berpenghasilan tinggi pada 2045.

"Sangat bisa kita lakukan kalau timnya nanti... Saya tetap pada Pak Prabowo cari anak-anak muda," katanya dalam rapat Badan Anggaran di DPR RI, Rabu (5/5).

Baca Juga: Belum Dilantik dan Bekerja APBN 2025 Prabowo Gibran Defisit, Akankah Berhubungan Tapera Makan Bergizi Gratis Hingga IKN?

 

Lebih lanjut, Luhut menyinggung agar partai politik juga mengurangi ego mereka. Ia juga menyarankan partai politik juga ikut mencari dan mengerahkan anak-anak muda untuk membantu Prabowo.

"Partai, ini saran saya, cari anak muda untuk masuk ke pemerintahan yang akan datang," ucap Luhut.

Selain menyarankan Prabowo memasukkan anak muda ke kabinet, Luhut sebelumnya juga meminta presiden terpilih itu tidak sembarangan membawa orang ke dalam pemerintahan.

Baca Juga: Beda Respon PBNU Muhammadiyah PGI Hingga PHDI Sikapi Kebijakan Jokowi Perbolehkan Ormas Keagamaan Kelola Tambang

"Untuk presiden terpilih, saya bilang jangan bawa orang toxic ke ke pemerintahanmu, itu akan sangat merugikan kita," kata Luhut dalam acara Jakarta Future Forum: Blue Horizons, Green Growth di Jakarta, Jumat (3/5).

Luhut mengaku sudah mendapat pelajaran selama menjadi bagian dari kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia menjelaskan bahwa masalah pemerintah adalah regulasi yang bertentangan dengan kepentingan nasional. Banyak yang harus dibenahi melalui digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi aturan.

Karena itu, Luhut mendorong digitalisasi sistem pemerintahan Indonesia yang terintegrasi. Jika ada orang yang tidak setuju dengan itu, kata dia, akan menghambat kemajuan. Dia mengaku pernah memberi saran kepada Jokowi agar mengganti orang-orang yang tidak setuju.***

Editor: Syaifullah

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X